MAMASA – Kepolisian Sektor (Polsek) Mamasa terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam mendukung proses pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Hal tersebut ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa, Brigpol Sukriyadi Syam, saat menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) di Kantor Desa Rambusaratu, Kecamatan Mamasa, Kamis (3/9/2026) pukul 08.30 WITA.
Musdes tersebut digelar untuk membahas penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 sekaligus perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (P-APBDes) Tahun 2026.
Kegiatan dihadiri Kepala Desa Rambusaratu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, serta masyarakat setempat. Musyawarah berlangsung tertib, demokratis, dan mengedepankan keterbukaan dalam menentukan arah pembangunan desa.
Salah satu pembahasan penting dalam forum tersebut adalah penetapan prioritas pembangunan, termasuk penguatan sektor ekonomi masyarakat melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Komoditas ketapang turut menjadi perhatian karena dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu sektor unggulan ekonomi lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Brigpol Sukriyadi Syam mengingatkan seluruh pihak agar pengelolaan Dana Desa dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Kami mengimbau agar seluruh proses penganggaran dan pelaksanaan pembangunan dilakukan secara terbuka. Transparansi ini kunci untuk mencegah kecurigaan masyarakat dan memastikan dana benar-benar menyentuh kebutuhan prioritas warga,” ujarnya.
Menurutnya, keterbukaan dalam pengelolaan anggaran tidak hanya menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan desa, tetapi juga penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap setiap program pembangunan yang dilaksanakan.
Selain menyampaikan pesan terkait tata kelola Dana Desa, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam Musdes juga menjadi bagian dari upaya Polri mempererat komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Brigpol Sukriyadi Syam turut mengajak warga agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar.
“Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Setiap persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas sebaiknya segera dikomunikasikan agar dapat ditangani sejak dini,” pesannya.
Musdes berlangsung lancar hingga pukul 10.20 WITA dan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan RKPDes Tahun 2027.
Keterlibatan Polsek Mamasa dalam forum perencanaan pembangunan desa tersebut menjadi wujud komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, Polri juga membangun kemitraan dengan pemerintah desa dan warga melalui pendekatan humanis, preventif, serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan demi kesejahteraan masyarakat.



