MAMUJU — Korps Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulawesi Barat resmi memasuki babak baru. Upacara Serah Terima Dhuaja Satuan Brimob Polda Sulbar berlangsung khidmat dan penuh makna, menandai peralihan kepemimpinan dari Kombes Pol Robby Samban, S.I.K. kepada Kombes Pol Indra Yanitra I, S.I.K., M.Si.
Prosesi sakral yang digelar di lingkungan Mako Brimob Polda Sulbar ini menjadi simbol estafet komando sekaligus penegasan komitmen Brimob sebagai garda terdepan Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta stabilitas wilayah Sulawesi Barat.
Upacara ditandai dengan penyerahan Dhuaja Satuan Brimob, lambang kehormatan, jiwa korsa, dan kebanggaan pasukan elite Polri. Momen ini menjadi titik penting dalam perjalanan organisasi, di mana nilai loyalitas, dedikasi, dan profesionalisme terus diwariskan dari satu pimpinan ke pimpinan berikutnya.
Dalam suasana penuh penghormatan, Kombes Pol Robby Samban, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Brimob Polda Sulbar atas dukungan, loyalitas, dan kerja sama solid selama masa kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan satuan bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kekompakan dan semangat pengabdian seluruh personel.
Sementara itu, Kombes Pol Indra Yanitra I, S.I.K., M.Si, sebagai Dansat Brimob Polda Sulbar yang baru, menyatakan kesiapan penuh untuk melanjutkan serta meningkatkan capaian yang telah dirintis pendahulunya. Ia menekankan pentingnya penguatan soliditas internal, peningkatan profesionalisme personel, serta kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.
“Brimob harus selalu hadir sebagai kekuatan yang sigap, presisi, dan humanis dalam setiap penugasan, baik pengamanan kamtibmas, penanganan konflik, maupun tugas kemanusiaan,” tegasnya.
Serah terima Dhuaja ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata kesinambungan kepemimpinan dan pembaruan semangat pengabdian Korps Brimob. Dengan kepemimpinan baru, Brimob Polda Sulbar diharapkan semakin solid, profesional, dan adaptif dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Sulawesi Barat.
Upacara ditutup dengan penghormatan pasukan dan doa bersama, menandai tekad kuat Brimob Polda Sulbar untuk terus berdiri tegak sebagai benteng terakhir negara dalam menjaga keutuhan dan kedamaian Bumi Tanah Mandar.







