Satlantas Polres Majene Siaga Pagi, Arus Lalin Pasar Sentral Terkendali

MAJENE — Untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di jam rawan aktivitas masyarakat, Personel Piket Siaga Lantas Polres Majene melaksanakan Patroli Mobile dan pengaturan lalu lintas, Sabtu (2/1/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA hingga selesai tersebut menyasar sejumlah titik rawan kemacetan di wilayah hukum Polres Majene. Fokus utama patroli adalah mencegah kepadatan kendaraan sekaligus menekan potensi pelanggaran lalu lintas yang kerap terjadi pada jam sibuk.

Adapun lokasi patroli meliputi Perempatan Pasar Sentral Majene dan Pertigaan Jalan Lanto Dg Passewang, Kabupaten Majene. Dua titik ini dikenal sebagai pusat pergerakan masyarakat, khususnya aktivitas jual beli dan mobilitas kendaraan pada pagi hari.

Personel Piket Siaga Lantas yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Briptu Ahmad Fiqri Abdullah, Bripda Muh. Salim, Bripda M. Jauzi, dan Bripda Irhas. Para personel secara aktif melakukan pengaturan arus kendaraan, pemantauan situasi, serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tetap tertib dan mengutamakan keselamatan berlalu lintas.

Berkat kehadiran petugas di lapangan, arus lalu lintas di sekitar lokasi patroli terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan kemacetan berarti maupun pelanggaran lalu lintas yang menonjol selama kegiatan berlangsung.

Kasat Lantas Polres Majene, IPTU Abdul Majid, menegaskan bahwa patroli dan pengaturan lalu lintas akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. “Kehadiran anggota di lapangan merupakan upaya preventif untuk menciptakan kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan demi keselamatan bersama.

Dengan kegiatan ini, Satlantas Polres Majene menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas, khususnya di titik-titik vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *