PASANGKAYU – Kepolisian Sektor (Polsek) Baras Polres Pasangkayu menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menghadiri sekaligus memfasilitasi kegiatan audiensi antara Aliansi Masyarakat Peduli Bambakoro dan PT Abadi Dua Putri, Minggu (04/01/2026).
Audiensi yang berlangsung sekitar pukul 09.30 WITA tersebut digelar langsung di lokasi perusahaan PT Abadi Dua Putri, Desa Bambakoro, Kecamatan Baras. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan pihak perusahaan terkait berbagai persoalan yang selama ini dirasakan warga akibat aktivitas operasional perusahaan.
Dalam audiensi tersebut, aliansi masyarakat menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya terkait keselamatan pengguna jalan, minimnya rambu-rambu lalu lintas, kendaraan perusahaan yang melintas dengan kecepatan tinggi, serta kerusakan jembatan yang diduga akibat muatan berlebih angkutan perusahaan. Selain itu, masyarakat juga menyoroti kesejahteraan sopir lokal, termasuk adanya perbedaan perlakuan dengan sopir dari luar daerah serta tuntutan kenaikan upah perkubikasi.
Kegiatan audiensi ini dihadiri oleh Direktur CV Abadi Dua Putri Mustafa, Kepala Desa Bambakoro Subhan, Babinsa Bambakoro Serma Amir, Kanit Res Polsek Baras IPDA Rusli, personel Sat Intelkam Polres Pasangkayu, Kanit Intel Polsek Baras, Bhabinkamtibmas Desa Bambakoro, perangkat desa, humas perusahaan, serta perwakilan sopir dan masyarakat Desa Bambakoro.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, pihak PT Abadi Dua Putri menyatakan komitmennya untuk segera melakukan pembenahan. Perusahaan berjanji akan memasang rambu-rambu jalan, melakukan pendataan serta perbaikan jembatan yang rusak, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait mengenai pendataan sopir lokal.
Dari hasil audiensi yang difasilitasi oleh Polsek Baras, tercapai kesepakatan penting, yakni penetapan upah perkubikasi sebesar Rp13.000 bagi mobil dan sopir lokal Desa Bambakoro. Kesepakatan ini disambut positif oleh perwakilan masyarakat dan sopir lokal sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan warga setempat.
Kegiatan audiensi berakhir sekitar pukul 10.50 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini dinilai mampu menciptakan suasana dialog yang sejuk, sekaligus menjadi wujud nyata peran kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta menjembatani kepentingan masyarakat dan pihak perusahaan.







