MAMUJU — Memasuki hari ketiga aksi unjuk rasa (unras) yang digelar mahasiswa dan tenaga kontrak non-PPPK paruh waktu, situasi di Kantor Bupati Mamuju mendapat pengamanan ketat dari Polresta Mamuju bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Mamuju, Selasa (5/1/2026).
Langkah pengamanan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga, sekaligus menjamin roda pelayanan pemerintahan di lingkup Pemkab Mamuju berjalan normal di tengah gelombang aksi.
Sejumlah personel gabungan tampak disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari pintu masuk utama kantor bupati hingga area sekitar lokasi konsentrasi massa. Aparat berseragam lengkap melakukan penjagaan terbuka dan tertutup sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.
Kapolresta Mamuju melalui Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan bertujuan memberikan rasa aman bagi semua pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat umum.
“Kami hadir untuk mengamankan jalannya penyampaian aspirasi. Pendekatan yang kami kedepankan adalah humanis dan persuasif. Personel di lapangan sudah diinstruksikan bertindak profesional serta menghindari tindakan yang dapat memicu eskalasi,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Polri menjamin hak konstitusional masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum, selama dilakukan sesuai aturan dan tetap menjaga ketertiban.
Di sisi lain, Satpol PP Pemkab Mamuju turut mengambil peran penting dalam pengamanan aset daerah serta penataan ketertiban di lingkungan kantor bupati. Koordinasi intensif antara Polresta Mamuju dan Satpol PP terus diperkuat guna mengantisipasi segala kemungkinan selama aksi berlangsung.
Aksi unjuk rasa ini diketahui membawa tuntutan mahasiswa dan tenaga kontrak terkait kejelasan status serta kebijakan pemerintah daerah terhadap tenaga kontrak yang tidak terakomodir dalam skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Hingga hari ketiga pelaksanaan aksi, kondisi di sekitar Kantor Bupati Mamuju terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan insiden menonjol yang mengganggu stabilitas keamanan maupun aktivitas pelayanan publik.
Aparat keamanan pun mengimbau seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, serta menghindari tindakan anarkis demi terciptanya suasana yang damai dan kondusif di Kabupaten Mamuju.
Humas Polresta Mamuju







