MAMASA — Polres Mamasa menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengawal ketat aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Perjuangan Mahasiswa Mamasa (APMM), Kamis (8/1/2026). Pengamanan dilakukan sejak pagi hingga aksi berakhir, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Aksi unjuk rasa yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut berlangsung di wilayah hukum Polres Mamasa dengan jumlah massa kurang lebih 15 orang. Aparat kepolisian bergerak cepat dan terukur, menerapkan pola pengamanan humanis guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas tanpa mengurangi hak konstitusional warga untuk menyampaikan aspirasi.
Pengamanan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Mamasa, AKP Dedi Yulianto, S.H., M.H., dengan melibatkan personel gabungan dari Polres Mamasa dan Polsek Mamasa. Kehadiran aparat di lapangan tidak hanya berfokus pada pengamanan objek vital dan arus lalu lintas, tetapi juga pada upaya preventif agar situasi tetap terkendali.
Dalam orasinya, massa APMM menyampaikan sejumlah tuntutan krusial yang menyoroti sektor pendidikan di Kabupaten Mamasa. Tuntutan tersebut antara lain mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa untuk menuntaskan proyek pembangunan sekolah yang mangkrak, menuntut pembayaran penuh hak gaji para pekerja proyek yang belum dibayarkan, serta meminta audit menyeluruh dan transparan terhadap seluruh proyek pembangunan sekolah.
Selain itu, massa juga menuntut evaluasi dan pencopotan pihak-pihak yang dinilai lalai dan merugikan keuangan negara, serta mendesak komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjamin hak masyarakat atas pendidikan yang layak, aman, dan bermartabat bagi seluruh warga Kabupaten Mamasa.
Titik aksi terpusat di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa. Aspirasi massa diterima secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa, yang mendengarkan langsung tuntutan para mahasiswa.
Sepanjang pelaksanaan aksi, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan tindakan anarkis maupun gangguan keamanan lainnya. Berkat pengamanan yang profesional dan pendekatan persuasif aparat kepolisian, aksi unjuk rasa berakhir pada pukul 13.19 Wita. Seluruh massa membubarkan diri dengan tertib.
Polres Mamasa menegaskan komitmennya untuk terus hadir mengawal setiap kegiatan masyarakat, termasuk penyampaian pendapat di muka umum, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan damai di wilayah Kabupaten Mamasa.
Humas Polres Mamasa | Polda Sulbar







