Polres Majene – Dalam rangka mendukung pengembangan komoditas unggulan desa sekaligus pelestarian potensi lokal, Bhabinkamtibmas Polsek Pamboang Polres Majene Brigpol Adri Cahyadi, S.H. melaksanakan kegiatan penanaman bibit Pisang Pere (Loka Pere) bersama Pemerintah Desa Adolang Dhua. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Pesapoang Barat, Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, pada Kamis (8/1/26).
Pisang Pere atau yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan loka pere merupakan pisang khas Desa Adolang Dhua yang memiliki keunggulan luar biasa. Pisang ini telah melalui uji laboratorium di Eropa dan dinyatakan memiliki kandungan zat kalium (potasium) tertinggi dibandingkan jenis pisang lainnya. Keunikan lain dari pisang pere adalah teksturnya yang tetap keras meskipun telah matang sempurna, dengan rasa yang semakin manis walau kulitnya tampak menghitam.
Secara kesehatan, pisang pere dipercaya memiliki manfaat besar, khususnya untuk meningkatkan vitalitas pria serta mendukung pertumbuhan dan kekuatan tulang pada bayi dan anak-anak. Tak heran jika pisang khas ini memiliki nilai ekonomis tinggi dan sering mendapat perhatian khusus,
Dalam kesempatan tersebut, Brigpol Adri Cahyadi, S.H. menyampaikan bahwa keterlibatan Polri melalui peran Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Selain menjaga kamtibmas, Bhabinkamtibmas juga berperan aktif dalam mendorong potensi lokal agar mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang penanaman pisang, tetapi juga tentang menjaga warisan lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Adolang Dhua,” ujarnya.
Kegiatan penanaman bibit pisang pere ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Adolang Dhua Burhanuddin, S.Pd., Ketua BPD, Babinsa, mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), serta masyarakat Desa Adolang Dhua. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah desa, akademisi, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi unggulan daerah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Pisang Pere (Loka Pere) dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan, menjadi ikon Desa Adolang Dhua, serta mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.







