PASANGKAYU — Kepolisian kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga masa depan generasi muda. Menindaklanjuti pengaduan masyarakat (Dumas) terkait maraknya siswa bolos sekolah, Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu bergerak cepat memberikan pembinaan terhadap pelajar SMKN 01 Tikke Raya yang kedapatan meninggalkan sekolah saat jam pelajaran masih berlangsung.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 08 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 Wita, bertempat di Dusun Marennu, Desa Pajalele, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu. Aksi cepat ini merupakan respons atas laporan Kepala Sekolah SMKN 01 Tikke Raya yang mengeluhkan perilaku sejumlah siswanya yang kerap bolos tanpa izin.
Bhabinkamtibmas Desa Pajalele, Bripka Sulaeman, mengungkapkan bahwa selain sering membolos, para siswa tersebut juga disinyalir melakukan perilaku menyimpang, seperti mengonsumsi minuman keras, merokok, hingga mengisap lem fox di luar lingkungan sekolah. Perilaku ini dinilai sangat memprihatinkan dan berpotensi merusak masa depan para pelajar.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Bripka Sulaeman mendatangi salah satu kios milik warga di Dusun Marennu yang selama ini kerap dijadikan tempat nongkrong para siswa saat jam pelajaran masih berlangsung. Di lokasi tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan teguran tegas namun humanis, sekaligus menyampaikan imbauan agar para siswa segera menghentikan kebiasaan membolos dan menjauhi segala bentuk perilaku negatif.
“Sekolah adalah investasi masa depan. Jangan hancurkan masa depan kalian hanya karena pergaulan yang salah,” tegas Bripka Sulaeman saat memberikan pembinaan kepada para siswa.
Selain teguran, para pelajar juga diberikan pemahaman secara persuasif dan santun mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta fokus menuntut ilmu. Bhabinkamtibmas menekankan bahwa pelanggaran aturan sekolah tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga mencoreng nama baik keluarga dan institusi pendidikan.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, melalui Kapolsek Pasangkayu AKP Mustamir, menyampaikan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam melakukan pembinaan terhadap generasi muda.
“Langkah ini merupakan bentuk kepedulian Polri agar para pelajar terhindar dari pergaulan bebas dan perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar AKP Mustamir.
Usai diberikan pembinaan, para siswa menerima imbauan dengan baik dan langsung kembali ke sekolah untuk mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar.
Langkah tegas namun humanis ini diharapkan menjadi efek jera sekaligus peringatan bagi pelajar lainnya agar tetap berada di jalur yang benar demi masa depan yang lebih cerah.







