MAMUJU – Komitmen mewujudkan keselamatan berlalu lintas terus digencarkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat. Melalui kegiatan tematik “Bulan Tertib Helm”, Ditlantas Polda Sulbar turun langsung ke lapangan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan helm berstandar SNI sebagai fondasi utama keselamatan berkendara.
Kegiatan ini digelar di sekitar Markas Operasi Pos Patroli Jalan Raya (PJR) Lengke, Minggu (11/1/2026), dan berlangsung dinamis dengan pendekatan yang humanis, persuasif, serta edukatif. Tidak sekadar menindak, petugas lebih menekankan pada perubahan pola pikir pengendara roda dua agar sadar bahwa helm bukan pelengkap, melainkan pelindung nyawa.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel PJR tidak hanya memberikan teguran kepada pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm, tetapi juga menyampaikan pesan penting bahwa menggunakan helm saja tidak cukup. Helm yang digunakan wajib memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), sebagai jaminan bahwa helm tersebut telah lulus uji kelayakan dan mampu melindungi kepala saat terjadi benturan atau kecelakaan.
“Kunci aman di jalan bukan hanya soal tertib secara lahiriah, tetapi pemahaman mendalam bahwa kepatuhan berlalu lintas adalah bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar salah satu petugas di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, petugas juga melakukan penyuluhan langsung kepada pengendara terkait cara membedakan helm SNI asli dengan helm non-standar atau palsu. Mulai dari label sertifikasi resmi, kualitas bahan pelindung, hingga sistem pengencangan helm yang harus kuat dan sesuai standar keselamatan.
Pendekatan ini diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat agar lebih selektif dalam memilih perlengkapan keselamatan berkendara. Pasalnya, masih ditemukan pengendara yang menggunakan helm sekadar untuk menghindari tilang, tanpa memperhatikan aspek perlindungan yang sesungguhnya.
Melalui program Bulan Tertib Helm ini, Ditlantas Polda Sulbar menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas harus dibangun dari kesadaran, bukan ketakutan. Edukasi yang berkelanjutan menjadi kunci untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang kuat dan berkelanjutan di Sulawesi Barat.
Dengan meningkatnya kesadaran penggunaan helm SNI, diharapkan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sekaligus menciptakan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan beradab.
Humas Polda Sulbar







