Dini Hari Mencekam! Pemuda Polman Diserang di Jalan Poros Polman–Majene, Polisi Sisir TKP dan Buru Pelaku

POLMAN — Aksi dugaan penganiayaan kembali mengusik rasa aman masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar. Seorang pemuda dilaporkan menjadi korban serangan brutal di jalan poros Polman–Majene, tepatnya di wilayah Labbasang, Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, pada Minggu (11/1/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Haerul Anan (21), warga Desa Ujung Baru, Kecamatan Wonomulyo. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WITA, saat situasi jalanan masih sepi dan minim aktivitas warga.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Urban Wonomulyo bersama Unit Reskrim Polres Polman dan Resmob Polres Polman bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban masih berada di sekitar TKP dalam kondisi mengalami luka di bagian kepala.

Korban kemudian segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis awal di RS Pratama, dan direncanakan akan dirujuk ke RSUD H. Andi Depu Polewali guna perawatan lanjutan.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, kejadian bermula saat korban bersama rekannya tengah dalam perjalanan pulang dari Kota Polewali menuju Wonomulyo dengan menggunakan sepeda motor. Namun, saat melintas di lokasi kejadian, mereka mendapati sekelompok pemuda berkumpul di tengah jalan.

Tanpa peringatan jelas, korban tiba-tiba terkena lemparan kayu yang mengenai bagian belakang kepalanya, hingga membuatnya terjatuh dan mengalami luka serius.

Dalam proses olah TKP, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut. Barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi antara lain delapan unit sepeda motor, satu unit sepeda motor milik korban, sebatang kayu berbentuk balok, serta dua pasang sandal jepit.

Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan secara intensif.

“Kami telah mendatangi TKP, mengamankan barang-barang yang diduga berkaitan dengan kejadian, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku,” ujar AKP Sandy.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah mengarahkan keluarga korban untuk segera membuat laporan resmi di Polres Polman sebagai dasar penanganan hukum lebih lanjut.

Polsek Urban Wonomulyo mengimbau masyarakat agar tetap tenang, waspada, serta tidak terpancing isu liar. Warga juga diminta untuk segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus tersebut.

Aparat memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Polewali Mandar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *