Pandawa Indonesia Sulbar Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Tolak Pembentukan Kementerian Kepolisian

MAMUJU — Tokoh pemerhati perempuan dan anak sekaligus Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Sulawesi Barat, Hj. Assyifa Ince Marzuki, S.E., M.H, menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, keberadaan Polri di bawah komando Presiden sudah tepat dan tidak perlu dibentuk kementerian khusus kepolisian.

Hal tersebut disampaikan Hj. Assyifa dalam keterangannya kepada awak media di Mamuju, Sulawesi Barat. Ia menilai bahwa struktur Polri yang ada saat ini telah sesuai dengan amanat konstitusi serta mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat secara nasional.

“Polri saat ini sudah berjalan sesuai fungsi dan tugasnya sebagai alat negara yang berada langsung di bawah Presiden. Saya melihat tidak ada urgensi untuk membentuk kementerian kepolisian karena justru berpotensi menambah birokrasi dan memperlambat pengambilan keputusan,” ujar Hj. Assyifa.

Sebagai tokoh yang selama ini aktif memperjuangkan isu perempuan dan perlindungan anak, Hj. Assyifa menekankan bahwa peran Polri sangat strategis dalam memberikan rasa aman, khususnya bagi kelompok rentan. Ia mengapresiasi berbagai upaya Polri dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta langkah preventif yang terus ditingkatkan.

Menurutnya, fokus utama yang perlu diperkuat adalah peningkatan profesionalisme, integritas, dan pelayanan Polri kepada masyarakat, bukan dengan mengubah struktur kelembagaan. “Yang dibutuhkan saat ini adalah penguatan internal, peningkatan kualitas SDM, serta pendekatan humanis dalam pelayanan publik,” tambahnya.

Hj. Assyifa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung Polri dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban. Ia berharap Polri ke depan semakin dipercaya masyarakat dan terus berkomitmen dalam penegakan hukum yang adil, transparan, dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia.

Dengan dukungan berbagai tokoh masyarakat, termasuk pemerhati perempuan dan anak, Hj. Assyifa optimistis Polri akan semakin solid dan profesional dalam mengemban tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *