Satgas Preemtif Polres Pasangkayu Tancap Gas, Kamseltibcarlantas Digelorakan di Ops Keselamatan Marano 2026

PASANGKAYU — Upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) terus digencarkan Polres Pasangkayu. Melalui Satgas Preemtif, jajaran kepolisian aktif turun ke lapangan dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Marano 2026 yang digelar serentak di wilayah Sulawesi Barat.

Kegiatan preemtif tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, dengan menyasar sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Pasangkayu. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencegahan dini guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan berdasarkan arahan Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, yang dikoordinasikan melalui Kasat Intelkam Polres Pasangkayu AKP Rio ACTA Sertawan. Sebanyak 10 personel Satgas Preemtif diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal dan tepat sasaran.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah sosialisasi tertib berlalu lintas kepada pelajar, yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Pasangkayu. Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Preemtif memberikan edukasi langsung kepada para siswa tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta risiko fatal yang dapat ditimbulkan akibat pelanggaran di jalan raya.

Sosialisasi ini bertujuan menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini kepada generasi muda sebagai pengguna jalan potensial. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan para pelajar mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sekaligus turut berkontribusi menekan angka kecelakaan selama Operasi Keselamatan Marano 2026 berlangsung.

Tak hanya menyasar kalangan pelajar, Satgas Preemtif juga aktif memberikan himbauan Harkamtibmas kepada masyarakat luas. Warga Kabupaten Pasangkayu diajak untuk senantiasa menaati peraturan lalu lintas, menggunakan helm dan perlengkapan berkendara sesuai standar, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Himbauan tersebut disampaikan secara persuasif dan humanis, guna membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Dalam kesempatan yang sama, personel Satgas Preemtif juga melaksanakan kegiatan penyelidikan dan pemetaan potensi gangguan di sejumlah titik rawan di wilayah Pasangkayu. Fokus penyelidikan diarahkan pada aktivitas para pemuda, khususnya di lokasi yang berpotensi terjadi pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, maupun kemacetan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamseltibcarlantas, sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan sebelum terjadi pelanggaran yang berdampak pada keselamatan pengguna jalan.

Dari hasil kegiatan tersebut, seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat menunjukkan sikap kooperatif serta mendukung penuh langkah-langkah kepolisian dalam menjaga ketertiban lalu lintas di wilayah Pasangkayu.

Polres Pasangkayu berharap, melalui kegiatan preemtif yang berkelanjutan ini, situasi lalu lintas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga, khususnya selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Marano 2026. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *