Diduga Api Dapur Pakan Ternak, Penggilingan Padi di Rantetangga Ludes Terbakar Polisi Datangi TKP

MAMASA – Si jago merah kembali mengamuk di wilayah Kabupaten Mamasa. Sebuah tempat penggilingan padi di Desa Rantetangga, Kecamatan Mamasa, dilalap api pada Jumat, 6 Februari 2026, sekitar pukul 10.20 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit bangunan kayu beratap seng dengan taksiran kerugian mencapai Rp10 juta.

Bangunan penggilingan padi tersebut diketahui milik seorang warga bernama Ibu Febri. Saat kebakaran terjadi, pemilik tidak berada di lokasi karena sedang berada di Kendari.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api diduga berasal dari dapur pengolahan pakan ternak babi yang berada tepat di samping bangunan penggilingan padi. Aktivitas memasak pakan ternak tersebut telah dilakukan sejak pukul 07.00 WITA.

Saksi mata Lince (48), warga Dusun Ne’ Baru’, Desa Rantetangnga, Kecamatan Tawalian, mengungkapkan bahwa sekitar pukul 10.20 WITA api tiba-tiba membesar dan dengan cepat merembet ke bangunan penggilingan padi. Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu serta hembusan angin yang cukup kencang membuat api semakin sulit dikendalikan.

“Api cepat sekali membesar, angin kencang mempercepat penyebarannya,” ujar Lince.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara bergotong royong menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 10.50 WITA, satu unit pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sepenuhnya. Berkat upaya cepat petugas dan warga, kobaran api tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Kapolsek Mamasa Iptu Ana Yudi Hayato membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sumber api sementara diduga berasal dari bara api dapur pengolahan pakan ternak babi yang belum padam sempurna, kemudian tersulut angin kencang hingga memicu kebakaran.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp10.000.000,” jelas Iptu Ana Yudi Hayato.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan serta pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan mengantisipasi kejadian serupa ke depan.

Humas Polres Mamasa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *