Ditemukan Meninggal di Dalam Truk Box, Polsek Karossa Tangani Peristiwa Kematian Sopir J&T di Desa Lembah Hopo

Polres Mamuju Tengah – Personel Polsek Karossa Polres Mamuju Tengah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas ditemukannya seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil truck box Isuzu Giga enam roda warna hijau dengan nomor polisi B 9335 SXV, yang terjadi di Dusun Lembah, Desa Lembah Hopo, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Kamis, 05 Februari 2026, sekitar pukul 18.34 Wita. Kamis (5/2/2026).

Korban diketahui bernama Fandi Burhan (43), lahir di Makassar 12 April 1983, beragama Islam, bekerja sebagai sopir bantu PT. J&T Cargo, beralamat di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Berdasarkan keterangan saksi Sudarmin (48) selaku sopir utama kendaraan, kejadian berawal saat kendaraan truck box berangkat dari Kota Palu menuju Kota Makassar. Dalam perjalanan, korban sempat beberapa kali mengeluhkan nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas, bahkan sempat menyampaikan keluhan tersebut kepada istrinya melalui panggilan video.

Saat memasuki wilayah Pasangkayu hingga Karossa, korban beberapa kali berpindah posisi dan sempat beristirahat di dalam kendaraan. Di wilayah Karossa, korban sempat turun untuk membeli obat di apotek, namun tidak segera meminumnya karena masih mengalami sesak napas.

Setibanya di Dusun Lembah Hopo (sekitar warung puncak), kendaraan dihentikan untuk melaporkan kondisi korban kepada pihak perusahaan. Saat hendak melanjutkan perjalanan menuju fasilitas kesehatan terdekat, saksi mendapati korban sudah tidak bergerak dan tidak sadarkan diri, kemudian meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karossa.

Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Durikumba, dan oleh petugas medis dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Karossa IPTU Didik menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, antara lain:
Mendatangi dan mengamankan TKP
Melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket)
Berkoordinasi dengan pihak perusahaan J&T Cargo serta keluarga almarhum

“Dari hasil pemeriksaan luar oleh pihak puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyatakan menerima kejadian tersebut dan tidak keberatan,” ujar IPTU Didik.

Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum diketahui sebelumnya memang sering mengeluhkan sakit dada dan sesak napas. Rencananya, jenazah korban akan dibawa ke Kota Makassar untuk dimakamkan oleh pihak keluarga dengan menggunakan ambulans.

Polsek Karossa memastikan bahwa seluruh proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, dan situasi kamtibmas di lokasi kejadian tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

Humas Polres Mamuju Tengah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *