MAMASA — Program Makan Bergizi Gratis terus menunjukkan dampak nyata di Kabupaten Mamasa. Sebanyak 2.187 penerima manfaat, yang terdiri dari siswa sekolah dan kelompok sasaran 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita), menerima makanan bergizi gratis yang diselenggarakan oleh SPPG Mamasa Mambi Rantebulahan Yayasan Pallawa Lipu Grup, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan pendistribusian dimulai sejak pukul 07.30 WITA dan dipusatkan di SPPG Mamasa Mambi Rantebulahan, yang berlokasi di Jalan Poros Mambi–Mamasa, Desa Rantebulahan, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
SPPG Mamasa Mambi Rantebulahan dipimpin oleh M. Ikbal, S.Sos selaku Kepala SPPG, dengan dukungan tenaga profesional, yakni Kurnia Dwi Oktavia, A.Md.Gz sebagai Ahli Gizi dan Widya Putri Pratiwi, S.Ak sebagai Ahli Akuntan. Sebanyak 47 karyawan turut terlibat langsung dalam menyukseskan pelaksanaan program tersebut.
Program ini menyasar 30 satuan pendidikan, mulai dari PAUD, KB, TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga Madrasah, dengan total 1.445 siswa dan 337 tenaga pendidik sebagai penerima manfaat. Selain itu, Program Makan Bergizi Gratis juga menjangkau kelompok sasaran 3B melalui lima posyandu, dengan rincian 38 ibu hamil, 85 ibu menyusui, dan 282 balita, sehingga total penerima manfaat kelompok 3B mencapai 405 orang.
Menu makanan yang disajikan telah disusun berdasarkan standar gizi seimbang, terdiri dari nasi putih, telur dadar, nugget tempe, tumis labu siam wortel, serta buah jeruk lokal. Baik pada porsi kecil maupun porsi besar, kandungan gizi yang disediakan telah memenuhi bahkan melampaui kebutuhan harian, mencakup energi, protein, lemak, karbohidrat, dan serat.
Selama pelaksanaan kegiatan, tidak ditemukan kendala berarti. Proses distribusi berjalan sesuai rencana dan mendapatkan respons positif dari para penerima manfaat, baik dari pihak sekolah maupun masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan status gizi dan kesehatan anak-anak, mendukung konsentrasi serta prestasi belajar siswa, sekaligus sebagai upaya strategis untuk menekan angka stunting dan gizi buruk, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia dan pendidikan di Indonesia.
Humas Polres Mamasa







