MAMASA – Polres Mamasa tancap gas mempersiapkan usulan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti melalui rapat pembentukan yang digelar di Aula Polres Mamasa, Rabu (11/2/2026). Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen jajaran Polres Mamasa dalam membidik penghargaan bergengsi di lingkungan Polri tersebut.
Rapat strategis ini dipimpin langsung Wakapolres Mamasa, Kompol Muh. Akhir Anwar, S.H., didampingi Kabag SDM Polres Mamasa, Kompol Darius Limbu. Turut hadir para Pejabat Utama (PJU) serta para operator dari masing-masing bagian dan satuan fungsi.
Dalam arahannya, Wakapolres Kompol Muh. Akhir Anwar menegaskan bahwa rapat ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dari proses administrasi pengusulan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti yang harus disiapkan secara matang, detail, dan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja kesatuan. Oleh karena itu, seluruh persyaratan harus dipenuhi secara maksimal dan tepat waktu,” tegas Wakapolres di hadapan peserta rapat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan ketelitian seluruh personel yang terlibat, khususnya dalam penyusunan dan verifikasi dokumen pendukung. Kesalahan sekecil apa pun dalam administrasi dapat berdampak pada proses penilaian, sehingga seluruh bagian diminta bekerja ekstra cermat.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Mamasa, Kompol Darius Limbu, memaparkan secara teknis tahapan pengusulan, mulai dari kelengkapan berkas, validasi data dukung, hingga mekanisme penginputan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh institusi Polri.
Ia mengingatkan para operator agar memastikan setiap data yang diunggah benar-benar akurat, faktual, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pastikan seluruh data dukung sesuai dengan ketentuan. Jangan sampai ada kekeliruan administrasi yang dapat menghambat proses pengusulan,” ujarnya.
Rapat berlangsung serius dan penuh konsentrasi. Setiap bagian dan satuan fungsi diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesiapan serta kendala teknis yang dihadapi, guna segera dicarikan solusi bersama. Pembahasan difokuskan pada kelengkapan dokumen, indikator penilaian, serta timeline penyelesaian administrasi.
Langkah cepat Polres Mamasa ini menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola administrasi serta mempertahankan capaian kinerja yang telah diraih. Pengusulan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti bukan hanya soal prestise, tetapi juga cerminan profesionalisme, soliditas, dan konsistensi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dengan rapat pembentukan usulan ini, Polres Mamasa optimistis proses pengajuan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dapat berjalan lancar dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan, sejalan dengan semangat Polri yang profesional, modern, dan presisi.
(Humas Polres Mamasa Polda Sulbar)







