Laka Ganda Depan Polsek Wonomulyo! Pesepeda 78 Tahun Kritis, Polisi Turun Tangan

POLMAN – Kecelakaan lalu lintas (laka ganda) mengejutkan warga terjadi tepat di depan Polsek Wonomulyo, Jalan Trans Sulawesi, wilayah Kuningan, Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 10.10 WITA.

Insiden ini melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX merah bernomor polisi DP 2585 SJ dan satu unit sepeda angin yang dikendarai seorang warga lanjut usia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor dikendarai Sdri. Astati (50), seorang kepala sekolah SD asal Lamasariang, bergerak dari arah barat ke timur. Di waktu yang hampir bersamaan, sepeda angin yang dikayuh Sdr. Saida bin H. Cabi (78), warga Dusun Kamakaco, Desa Campurjo, juga melaju searah dan hendak berbelok ke selatan.

Diduga karena jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Benturan keras menyebabkan pesepeda lanjut usia tersebut terjatuh dan mengalami sejumlah luka serius.

Korban mengalami luka bengkak di bagian kepala, luka robek pada pelipis dan ibu jari, serta memar pada betis. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan sebelum korban dilarikan ke RS Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Sementara itu, pengendara sepeda motor hanya mengalami luka lecet pada bagian kaki. Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp1 juta. Sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian kap samping, sedangkan sepeda angin rusak di bagian bodi samping kanan.

Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna menegaskan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan, personel langsung menuju TKP untuk melakukan penanganan awal, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi. Korban segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kanit Lantas Polsek Urban Wonomulyo Ipda Amir Alle menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih terus dilakukan sesuai prosedur.

“Kami telah mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Penanganan lebih lanjut dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Peristiwa laka ganda di jalur padat Trans Sulawesi ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat hendak berbelok atau berpindah arah. Kepadatan arus lalu lintas di kawasan Wonomulyo menuntut konsentrasi dan kehati-hatian ekstra demi menghindari kecelakaan serupa.

Humas Polres Polman mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *