MAMASA – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus kendaraan melalui kegiatan Pergelaran Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas (Pamturlalin) pagi, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA hingga 07.45 WITA itu menyasar sejumlah titik rawan kepadatan lalu lintas di wilayah Kota Mamasa, Kabupaten Mamasa. Sejumlah personel Sat Lantas diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pengaturan dan penjagaan arus kendaraan di jam sibuk pagi hari.
Adapun lokasi yang menjadi fokus pengamanan meliputi Simpang Lima, Pertigaan Bank BRI, Simpang Jalan Pembangunan, Pertigaan ATM Gabungan Dinas, Traffic Light, Simpang Demmatande, serta Simpang Ahmad Yani. Titik-titik tersebut dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat, khususnya saat jam masuk kerja dan sekolah.
Kehadiran personel Sat Lantas Polres Mamasa di lapangan bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pengguna jalan. Selain memastikan arus lalu lintas tetap lancar, petugas juga melakukan pengawasan guna mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas serta mencegah terjadinya kemacetan.
Dengan sigap, petugas mengatur pergerakan kendaraan, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta mengingatkan pengendara untuk tetap mematuhi aturan berlalu lintas. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Mamasa dalam menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di wilayah hukumnya.
Selama pelaksanaan Pamturlalin pagi, situasi arus lalu lintas terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan signifikan maupun insiden kecelakaan di titik-titik pengamanan. Kegiatan pun berakhir pada pukul 07.45 WITA dalam keadaan kondusif.
Humas Polres Mamasa Polda Sulbar menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pelayanan dan kehadiran negara di tengah masyarakat. Sat Lantas Polres Mamasa juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
Langkah konsisten ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus memperkuat budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Mamasa. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, Kota Mamasa diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.







