MAMASA – Komitmen menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program ketahanan pangan terus ditunjukkan jajaran Polres Mamasa. Melalui personel Bhabinkamtibmas Polsek Pana, Aipda Yoseph K.H., kepolisian turun langsung melakukan monitoring dan pendataan hasil panen jagung warga di Desa Minanga Timur, Senin, 16 Februari 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Sapan, Desa Minanga Timur, Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa. Monitoring ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam memastikan aktivitas pertanian masyarakat berjalan lancar tanpa gangguan kamtibmas, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah hukum Polsek Pana.
Dalam pendataan tersebut, diketahui lahan pertanian berada di Desa Minanga Timur dengan Ketua Kelompok Tani Rombe dari Kelompok Tani Pabarungan. Total luas lahan yang dimiliki mencapai 1 hektare, dengan luas tanam jagung sebesar 0,15 hektare dan seluruhnya telah berhasil dipanen.
Jagung yang dibudidayakan menggunakan bibit jenis Pratiwi sebanyak 5 kilogram. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petani memanfaatkan pupuk Ponska, Urea, serta pupuk kandang dengan total penggunaan mencapai 12 sak. Penanaman dilakukan sejak 14 September 2025 dan resmi dipanen pada 16 Februari 2026.
Meski seluruh lahan telah dipanen, jumlah pasti hasil produksi serta harga jual jagung masih dalam tahap pendataan lanjutan oleh pihak terkait.
Kapolsek Aralle, IPTU Amsal Pamean, menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian bukan sekadar monitoring, tetapi juga bentuk dukungan nyata Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini akan terus kami lakukan untuk memastikan produktivitas pertanian masyarakat berjalan baik dan situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, sinergitas antara Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi warga Mamasa.
Langkah proaktif yang dilakukan jajaran kepolisian ini mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran aparat di tengah petani dinilai memberi rasa aman sekaligus motivasi agar hasil pertanian terus meningkat.
Dengan pengawalan ketat dari aparat serta dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Mamasa semakin produktif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
(Humas Polres Mamasa | Polda Sulbar)







