POLMAN – Warga Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar digegerkan dengan peristiwa dugaan bunuh diri seorang remaja perempuan berinisial Pr. H (18), Sabtu (20/2/2026). Personel gabungan Piket Fungsi Polres Polewali Mandar bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat.
Informasi pertama kali masuk ke SPKT sekitar pukul 14.00 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket fungsi bersama Unit Identifikasi yang dipimpin Pamapta I Polres Polman IPDA Mochamad Nursatrya, S.Tr.K. langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan para saksi.
Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Madatte dan berprofesi sebagai wiraswasta. Ia ditemukan dalam kondisi tergantung di kamar lantai dua rumahnya menggunakan kabel listrik.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban pertama kali ditemukan oleh ibunya sekitar pukul 11.00 WITA saat hendak mengecek kondisi anaknya di dalam kamar. Saat pintu dibuka, korban sudah dalam keadaan tergantung dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Pihak keluarga kemudian segera menurunkan korban dan membawanya ke RSUD Hj. Andi Depu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nahas, korban dinyatakan telah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.
Pamapta I Polres Polman IPDA Mochamad Nursatrya, S.Tr.K. menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain luka jerat di bagian leher.
“Kami langsung melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal di TKP. Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan selain luka jerat di leher korban,” ungkapnya.
Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai ketentuan agama.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan untuk memberikan kepastian hukum.
Polres Polman juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga, terutama remaja, serta tidak ragu untuk berkomunikasi dan mencari bantuan apabila menghadapi tekanan mental. Setiap kejadian menonjol diharapkan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian guna penanganan cepat dan tepat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya perhatian, komunikasi, dan dukungan emosional di lingkungan keluarga demi mencegah tragedi serupa terulang kembali.







