MAMASA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polsek Tabulahan pada Jumat malam (27/2/2026) sekitar pukul 20.45 WITA. Insiden tersebut berlangsung di Jalan Poros Mamuju–Mamasa, tepatnya di Lingkungan Purroma, Kelurahan Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa.
Peristiwa nahas ini melibatkan dua sepeda motor, yakni Honda Revo Fit yang dikendarai Rafael (14), pelajar asal Desa Buttuada, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju. Saat itu Rafael berboncengan dengan Saprianus (13), pelajar asal Desa Talopa’, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa. Kendaraan tersebut bertabrakan dengan Honda Beat bernomor polisi DD 2753 NZ yang dikendarai Karin (17), pelajar asal Desa Buttuada, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Rafael yang membonceng Saprianus melaju dari arah Mamuju menuju Mamasa dengan kecepatan tinggi. Dari arah berlawanan, Karin juga melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi.
Setibanya di lokasi kejadian, Karin berusaha menghindari gundukan di badan jalan. Pada saat bersamaan, Rafael yang datang dari arah berlawanan mencoba menghindari Karin dengan mengambil jalur ke sebelah kanan. Namun, jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari. Kedua kendaraan pun bertabrakan cukup keras di tengah badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, Rafael mengalami patah tulang pada tangan kanan, luka robek pada jari kaki kiri, serta mengeluhkan nyeri di bagian dada. Saprianus mengalami luka ringan. Sementara itu, Karin mengalami luka pada kaki kanan dengan kondisi jempol kaki hampir terlepas serta luka lebam di bagian dahi.
Ketiga korban segera dilarikan ke Puskesmas Tabulahan untuk mendapatkan penanganan medis. Rafael dan Karin direncanakan akan dirujuk ke rumah sakit di Mamuju guna mendapatkan perawatan lebih lanjut karena kondisi luka yang cukup serius.
Kapolsek Tabulahan, Ipda Wardhana Arsyad, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengambil keterangan dari para korban, serta membuat laporan kepada pimpinan untuk proses penanganan lebih lanjut.
“Kami sudah melakukan langkah awal penanganan, termasuk pengamanan TKP dan pendataan korban. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengendara, agar selalu berhati-hati dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan raya, terlebih pada malam hari dengan kondisi jalan yang minim penerangan dan berpotensi membahayakan. Kewaspadaan dan disiplin berlalu lintas diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan serupa di wilayah Kabupaten Mamasa.







