MAMUJU – Kapolda Sulawesi Barat, Adi Deriyan Jayamarta, menyalurkan bingkisan Lebaran kepada personel, PNS Polri, mitra kerja wartawan, PHL hingga masyarakat warakauri sebagai bentuk apresiasi dan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Penyerahan bingkisan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kapolda kepada perwakilan penerima saat apel pagi di Lapangan Tribrata Mapolda Sulbar, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud perhatian pimpinan kepada seluruh elemen yang selama ini berkontribusi dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di wilayah Sulawesi Barat.
Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan bahwa momentum Hari Raya Idul Fitri merupakan waktu yang sarat dengan kebahagiaan, kebersamaan dan kehangatan. Namun di balik itu, terdapat tanggung jawab besar yang tetap harus dijalankan oleh setiap anggota kepolisian.
“Ini adalah bentuk apresiasi dan rasa terima kasih kami atas dedikasi, kerja keras dan pengorbanan rekan-rekan selama menjalankan tugas,” ujar Kapolda.
Ia juga menegaskan bahwa pembagian bingkisan di bulan Ramadan merupakan tradisi baik yang terus dijaga sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di lingkungan Polri.
Kapolda mengingatkan seluruh penerima untuk mensyukuri apa yang diberikan tanpa perlu membandingkan dengan bingkisan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Diterima saja dengan rasa syukur, semoga bermanfaat dan menjadi kenangan baik di bulan Ramadan ini,” tambahnya.
Dalam sesi wawancara dengan media TVRI, Kapolda menjelaskan bahwa pemberian bingkisan tersebut juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada personel menjelang pelaksanaan operasi pengamanan Hari Raya Idul Fitri.
“Alhamdulillah, hari ini kami memberikan satu bentuk perhatian berupa bingkisan kepada personel. Kegiatan ini bertujuan memotivasi anggota, apalagi kita akan menghadapi Operasi Ketupat,” jelasnya.
Selain itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat menjelang musim mudik. Ia mencontohkan insiden kebakaran rumah yang pernah terjadi di Polewali Mandar karena pemilik rumah meninggalkan tempat tinggal tanpa pengawasan saat mudik.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjadi “polisi bagi diri sendiri” dengan tetap menjaga keamanan lingkungan.
Kapolda juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar melaporkan rencana perjalanannya kepada petugas kepolisian terdekat. Hal tersebut penting agar polisi dapat melakukan patroli di sekitar rumah yang ditinggalkan.
“Laporkan rencana mudik kepada petugas agar kami bisa melakukan patroli di lingkungan rumah yang kosong. Kendaraan juga bisa dititipkan di kantor polisi terdekat, kami siap menjaganya,” tutup Kapolda.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian dan solidaritas antara Polri, mitra kerja serta masyarakat terus terjalin kuat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Barat selama Ramadan hingga Idul Fitri.







