Polsek Mamasa dan Poktan BKTM Panen 500 Kg Jagung di Pambe, Bukti Polisi Turun Langsung Dukung Ketahanan Pangan

MAMASA — Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat kembali membuahkan hasil positif. Polsek Mamasa bersama Kelompok Tani (Poktan) BKTM berhasil melakukan panen jagung sebanyak kurang lebih 500 kilogram di Desa Pambe, Kecamatan Tanduk Kalua, Kabupaten Mamasa, Selasa (5/3/2026).

Kegiatan panen ini menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para petani di wilayah tersebut.

Panen dilakukan di lahan seluas sekitar seperempat hektare yang selama ini dikelola bersama oleh kelompok tani binaan. Dari lahan tersebut, petani berhasil memanen jagung dengan total hasil mencapai sekitar 500 kilogram.

Rencananya, hasil panen tersebut akan dijual kepada Bulog sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas pasokan pangan serta membantu menjaga ketersediaan komoditas pertanian di daerah.

Keberhasilan panen ini tidak lepas dari peran aktif Bhabinkamtibmas Desa Pambe, Bripka Jumeidy Patabang, yang selama ini secara intens melakukan pendampingan kepada kelompok tani. Ia turut memotivasi para petani agar terus mengoptimalkan lahan pertanian sehingga mampu meningkatkan produktivitas.

Menurutnya, keterlibatan kepolisian melalui program pembinaan masyarakat di sektor pertanian merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus ketahanan pangan daerah.

“Kami terus mendorong para petani untuk memanfaatkan lahan yang ada secara maksimal. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu mendorong kegiatan produktif seperti pertanian,” ujarnya.

Kegiatan tersebut berada di bawah naungan Kapolsek Mamasa, IPTU Ana Yudi Hayato, yang terus mengarahkan jajarannya untuk aktif bersinergi dengan masyarakat dalam berbagai sektor, termasuk pertanian.

Melalui kegiatan panen ini, diharapkan semangat para petani di Kabupaten Mamasa semakin meningkat dalam mengembangkan sektor pertanian. Selain itu, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat juga diharapkan semakin kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Langkah nyata yang dilakukan Polsek Mamasa ini menjadi bukti bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut mendorong kemandirian pangan dan kesejahteraan petani di daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *