Kapolda Sulbar Buka Audit Kinerja, Targetkan Jajaran Polri Pertahankan Predikat WTP

MAMUJU – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta secara resmi membuka kegiatan taklimat awal Audit Kinerja Tahap I Tahun 2026 yang berfokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian di seluruh Satuan Kerja (Satker) serta Polres jajaran Polda Sulawesi Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Marannu Mapolda, Senin (9/3/2026), dihadiri para pejabat utama, Kapolres se-Sulawesi Barat, serta para perwira dari berbagai satuan kerja terkait.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa pelaksanaan audit kinerja menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme, transparansi, serta akuntabilitas kinerja institusi Polri. Menurutnya, momentum bulan Ramadan harus dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat integritas dan melakukan introspeksi dalam menjalankan tugas.

Audit kinerja yang dilaksanakan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah Polda Sulbar tersebut, kata Kapolda, bukan semata-mata sebagai mekanisme pengawasan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan agar seluruh program kerja dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Perencanaan dan pengorganisasian merupakan bagian penting dari manajemen organisasi. Keduanya harus disusun berdasarkan prioritas program, kebijakan pimpinan, serta memperhatikan perkembangan situasi lingkungan strategis,” ujar Kapolda.

Ia menambahkan bahwa setiap perencanaan harus memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur. Hal tersebut penting karena kualitas perencanaan akan menjadi indikator awal keberhasilan pelaksanaan program kerja di lingkungan kepolisian.

Audit Kinerja Tahap I Tahun 2026 ini juga bertujuan mendorong para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) agar mampu mengelola anggaran secara lebih efektif, efisien, dan transparan. Dengan demikian, setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing satuan kerja.

Salah satu harapan besar Kapolda dalam pelaksanaan audit tersebut adalah agar jajaran pengawasan internal mampu memperkuat sinergi dalam menjaga kualitas tata kelola keuangan institusi. Ia menegaskan pentingnya mempertahankan opini laporan keuangan Polri yang selama ini telah meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian.

Kapolda juga mengingatkan agar jajaran pengawasan bersikap proaktif dalam menyambut pemeriksaan yang akan dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dalam waktu mendatang.

“Saya yakin dengan komitmen dan dedikasi jajaran Itwasda sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah, kita mampu mewujudkan tata kelola yang semakin baik dan mempertahankan kepercayaan publik,” tegasnya.

Di akhir arahannya, Kapolda meminta seluruh kepala satuan kerja yang menjadi auditi agar terbuka dan kooperatif dalam memberikan informasi maupun data yang akurat kepada tim auditor. Hal itu dinilai penting sebagai bahan evaluasi demi peningkatan kualitas kinerja institusi kepolisian di Sulawesi Barat.

Melalui audit kinerja ini, Polda Sulbar berharap seluruh jajaran dapat terus memperkuat sistem pengawasan internal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *