POLMAN – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, jajaran kepolisian bersama sejumlah instansi terkait mulai mematangkan persiapan pengamanan angkutan laut di wilayah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.
Hal tersebut ditandai dengan rapat koordinasi angkutan laut Lebaran 1447 Hijriah yang digelar di Kantor UPP Kelas II Tanjung Silopo, Kecamatan Binuang, Selasa (10/3/2026).
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Kasat Polairud Polres Polman AKP Supriadi bersama Kapolsek Binuang IPTU Rahman S.Sos., M.Si., serta sejumlah perwakilan instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan transportasi laut.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Kantor UPP Kelas II Tanjung Silopo Muhlis Usman, S.H., M.M., dan diikuti oleh perwakilan Badan Karantina Provinsi Sulawesi Barat, Danpos TNI AL, BBKK Makassar, Kepala Unit Siaga SAR Polewali, Bhabinkamtibmas Desa Mirring, serta BKHIT Provinsi Sulbar.
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas berbagai aspek penting terkait kesiapan operasional Pelabuhan Tanjung Silopo menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran.
Fokus pembahasan meliputi pengaturan operasional kapal, kesiapan Posko Terpadu angkutan laut Lebaran, pengamanan melalui Operasi Ketupat, manajemen lalu lintas di kawasan pelabuhan, hingga langkah-langkah antisipasi terhadap lonjakan penumpang.
Kasat Polairud Polres Polman AKP Supriadi menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi sangat penting untuk memastikan seluruh aktivitas mudik berjalan aman dan lancar.
“Rapat koordinasi ini penting untuk memastikan arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Silopo selama Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan nyaman. Kami bersama instansi terkait akan bersinergi mengatur operasional kapal, pengamanan, serta mengantisipasi lonjakan penumpang agar masyarakat dapat mudik dengan aman,” ujar AKP Supriadi.
Sementara itu, Kapolsek Binuang IPTU Rahman S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya kerja sama antara aparat keamanan dan pengelola pelabuhan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sinergi antara kepolisian, instansi pelabuhan, dan TNI sangat penting agar arus penumpang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat selama Lebaran,” katanya.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh instansi yang terlibat menegaskan komitmen untuk bersama-sama menciptakan arus mudik Lebaran 2026 yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut melalui Pelabuhan Tanjung Silopo.







