Polisi Dampingi Petani Jual 5 Ton Jagung ke Bulog di Polman, Harga Rp6.400/Kg

POLMAN – Upaya menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung ketahanan pangan terus dilakukan aparat kepolisian. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Pulliwa dari Polsek Urban Wonomulyo turun langsung mendampingi petani dalam proses penjualan hasil panen jagung ke Bulog di Desa Pulliwa, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (10/3/2026).

Pendampingan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Pulliwa, Briptu Surya Baskara, guna memastikan proses penyerapan hasil panen petani berjalan lancar serta memberikan kepastian harga yang layak bagi para petani.

Dalam kegiatan itu, jagung yang berhasil diserap Bulog tercatat sebanyak 5.000 kilogram atau setara 5 ton dengan harga pembelian Rp6.400 per kilogram. Jagung yang dijual juga memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, dengan kadar air 13,8 persen, sehingga layak untuk diserap oleh Bulog.

Briptu Surya Baskara mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas harga komoditas pertanian serta membantu petani dalam proses penjualan hasil panen.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam mendukung kesejahteraan warga, termasuk para petani.

“Kami akan terus melakukan pendampingan kepada para petani agar hasil panen mereka dapat terserap dengan baik. Harapannya, petani mendapatkan harga yang layak sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Surya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara kepolisian, petani, dan Bulog dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Dengan adanya penyerapan jagung secara langsung oleh Bulog, diharapkan stabilitas pasokan komoditas jagung di wilayah Kabupaten Polewali Mandar dapat tetap terjaga, sekaligus memberikan kepastian pasar bagi para petani saat musim panen.

Pendampingan seperti ini juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi petani dalam menjual hasil produksinya, sehingga sektor pertanian di wilayah Polewali Mandar dapat terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *