POLMAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, arus lalu lintas di Kabupaten Polewali Mandar mulai mengalami peningkatan signifikan. Kepadatan kendaraan terpantau terjadi di sejumlah titik, terutama di Jalan RA Kartini, Kecamatan Polewali, Sabtu (21/03/2026).
Mengantisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan, Satgas Kamseltibcar Lantas Polres Polman bergerak cepat dengan menggelar operasi penegakan disiplin berlalu lintas dalam rangka Ops Ketupat Marano 2026.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas TAA Lantas Sub Satgas Rekayasa Lalu Lintas melakukan berbagai upaya, mulai dari penindakan terhadap pelanggaran kasat mata, pendataan kecelakaan lalu lintas, hingga pemberian sanksi kepada pelanggar yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), khususnya di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat jelang Lebaran.
“Selama pelaksanaan Ops Ketupat Marano 2026, kami fokus pada penegakan disiplin dan pencegahan kecelakaan. Tujuan utamanya adalah menghadirkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat,” ujar IPDA Deddy Armanto, Kasatgas Kamseltibcar Lantas Polres Polman.
Tak hanya penindakan, petugas di lapangan juga aktif memberikan imbauan kepada para pengendara agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas. Pendekatan humanis ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara.
Kehadiran aparat di tengah kepadatan arus lalu lintas pun mendapat respons positif dari masyarakat. Para pengendara mengaku merasa lebih aman dan nyaman saat melintas, sementara aktivitas ekonomi warga tetap berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
Di sisi lain, suasana menjelang Idul Fitri di Polewali Mandar tampak semakin semarak. Warga mulai memadati pusat perbelanjaan untuk memenuhi kebutuhan hari raya, yang turut berdampak pada meningkatnya volume kendaraan di jalan raya.
Melalui Ops Ketupat Marano 2026, kepolisian berharap dapat menekan angka pelanggaran serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas. Pengawasan intensif ini juga menjadi bagian dari upaya preventif agar perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Dengan sinergi antara petugas dan masyarakat, diharapkan budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga keselamatan di jalan raya dapat terjaga secara berkelanjutan.







