MAMASA – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan secara nyata di tengah masyarakat. Bhabinkamtibmas Desa Balla, Polres Mamasa, Briptu Zakaria Stefan, turun langsung melakukan monitoring panen jagung milik petani di Dusun Posi’padang, Desa Balla, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 10.20 Wita.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya aktif Polres Mamasa dalam memastikan hasil pertanian masyarakat dapat terserap dengan baik, sekaligus memberikan rasa aman dan pendampingan kepada para petani. Monitoring dilakukan pada lahan pertanian milik Kelompok Tani Posipadang yang diketuai oleh Daemmengge’, yang saat ini tengah melaksanakan panen jagung secara serentak.
Panen jagung tersebut dilakukan di atas lahan seluas 1 hektare, dengan penggunaan bibit sebanyak 10 kilogram. Selama masa tanam, para petani memanfaatkan pupuk Ponska dan Urea untuk menunjang pertumbuhan tanaman. Diketahui, proses penanaman dimulai pada rentang waktu 10 hingga 13 Agustus 2025, hingga akhirnya memasuki masa panen di awal Januari 2026.
Dalam kesempatan itu, Briptu Zakaria Stefan tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga aktif berdialog dengan para petani. Ia memberikan arahan serta imbauan agar hasil panen jagung dijual ke Badan Urusan Logistik (Bulog). Langkah ini dinilai penting guna membantu petani mendapatkan harga yang stabil dan layak, sekaligus mendukung program strategis pemerintah dalam menjaga stok dan ketersediaan pangan nasional.
“Penjualan hasil panen ke Bulog diharapkan dapat memberikan kepastian harga bagi petani, sehingga mereka tidak dirugikan oleh fluktuasi harga di pasaran,” ujar Briptu Zakaria Stefan di sela-sela kegiatan monitoring.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di lokasi panen pun mendapat sambutan positif dari para petani. Mereka merasa diperhatikan dan didampingi, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dalam upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi melalui pengelolaan hasil pertanian yang lebih terarah.
Kegiatan monitoring panen ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam berbagai sektor, termasuk pertanian. Sinergi antara aparat kepolisian dan kelompok tani diharapkan mampu mendorong produktivitas pertanian serta meningkatkan taraf hidup petani di wilayah pedesaan.
Polres Mamasa melalui peran aktif Bhabinkamtibmas terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya di desa-desa, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Dengan pendampingan berkelanjutan, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Mamasa dapat berkembang lebih maju dan berkelanjutan.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab petani semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk aparat kepolisian. Melalui kegiatan sederhana namun berdampak besar seperti monitoring panen, Polri turut mengambil peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Humas Polres Mamasa







