POLMAN — Kabupaten Polewali Mandar bersiap menghadapi ancaman bencana alam. Hal itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Apel Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Polewali Mandar yang digelar di Aula Kodim 1402/Polman, Jalan MR. Muh. Yamin, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Senin (19/01/2026).
Rapat strategis ini dihadiri langsung Kapolres Polewali Mandar AKBP Anjar Purwoko, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap potensi bencana di wilayah Polman yang dikenal rawan bencana alam.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kodim 1402/Polman tersebut dipimpin langsung Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin, S.Pd. Turut hadir Sekda Polman Nursaid, S.Sos., M.M., Kepala BPBD Polman Andi Chandra Sigit, S.T., M.A.P., Kadis PUPR Husain Ismail, Kepala Dinas Kesehatan dr. Anita, M.A.R.S., Kepala Satpol PP dan Damkar Arifin Halim, S.Sos., M.Si., perwakilan PLN Polewali dan Wonomulyo, UPTD Damkar Polman, serta seluruh camat se-Kabupaten Polewali Mandar.
Rapat diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa, mencerminkan semangat kebersamaan dan kesiapan lintas sektor dalam menghadapi potensi krisis kebencanaan.
Dalam sambutan Bupati Polewali Mandar yang dibacakan oleh Sekda Polman, ditekankan bahwa sinergi dan kesiapsiagaan seluruh unsur merupakan kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana. Mengingat kondisi geografis Polman yang rawan, dibutuhkan langkah antisipatif, terukur, dan berkelanjutan.
Sekda Polman berharap rapat koordinasi ini tidak sekadar seremonial, melainkan mampu melahirkan langkah-langkah strategis dan kebijakan konkret yang dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing instansi sesuai tugas dan fungsi, agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Sementara itu, Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko menegaskan kesiapan penuh jajaran Polres Polman dalam mendukung upaya kesiapsiagaan bencana.
“Polres Polman siap bersinergi dengan TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana. Kesiapsiagaan, koordinasi, dan komunikasi yang solid menjadi kunci utama agar penanganan bencana dapat berjalan cepat, tepat, dan efektif demi keselamatan masyarakat,” tegas Kapolres.
Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan paparan Dandim 1402/Polman terkait peta kerawanan bencana di masing-masing kecamatan, disusul sesi diskusi, saran, dan masukan dari seluruh peserta sebagai upaya memperkuat skema penanganan bencana terpadu.
Secara keseluruhan, Rapat Koordinasi Apel Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Polewali Mandar berlangsung aman, tertib, dan kondusif, menjadi sinyal kuat bahwa seluruh unsur di Polman siap bersatu dan bergerak cepat demi melindungi keselamatan masyarakat dari ancaman bencana alam.
Humas Polres Polman







