Kasat Binmas Polres Mateng “Serbu” Sekolah: Pimpin Upacara hingga Bongkar Ancaman Narkoba di SMA Negeri 2 Topoyo

MAMUJU TENGAH – Komitmen Polres Mamuju Tengah dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba kembali ditegaskan. Kasat Binmas Polres Mamuju Tengah, IPTU Yosep Herman, turun langsung memimpin upacara bendera di SMA Negeri 2 Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (19/1/2026), yang dilanjutkan dengan penyuluhan intensif tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Upacara bendera berlangsung khidmat dan diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi SMA Negeri 2 Topoyo. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Salupangkangt, Bripka Marsel, sebagai bentuk sinergi Polri dalam pembinaan dan pencegahan sejak dini.

Dalam amanatnya, IPTU Yosep Herman menekankan pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta kecerdasan dalam memilih pergaulan. Ia mengingatkan para pelajar bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda, sehingga harus dijaga dari perilaku menyimpang yang berpotensi merusak masa depan.

“Pelajar harus mampu menjaga diri, menghormati guru dan orang tua, serta taat pada hukum. Jangan sampai masa depan yang cerah hancur hanya karena salah pergaulan,” tegas IPTU Yosep di hadapan peserta upacara.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan bahaya narkoba yang menjadi perhatian serius. IPTU Yosep Herman menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata bagi generasi muda karena tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan dan kehidupan sosial penggunanya.

Ia mengajak seluruh siswa untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba dalam bentuk apa pun, serta tidak ragu menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkotika dan zat berbahaya lainnya.

“Narkoba tidak pernah membawa kebaikan. Sekali terjerumus, masa depan bisa hancur. Isi waktu dengan kegiatan positif, kejar prestasi, dan bangun karakter yang baik,” pesannya.

Sementara itu, Bripka Marsel turut memberikan penguatan dengan mengimbau para siswa agar selalu menjaga sikap, menghormati guru dan orang tua, serta aktif melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba atau perilaku menyimpang di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polres Mamuju Tengah berharap kesadaran dan pengetahuan pelajar tentang bahaya narkoba semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

Humas Polres Mamuju Tengah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *