Polri Kawal Ketat Rencana Tambang! Bhabinkamtibmas Hadir di Tengah Pro-Kontra Tambang Batu Pecah di Salupangkang

MAMUJU TENGAH – Rencana kegiatan tambang batu pecah dan pembangunan pabrik batu (chipping) yang akan dikelola oleh PT. Kumala Naga Nusantara di Desa Salupangkang mulai menuai beragam respons dari masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Salupangkang, Bripka Marsel, turun langsung menghadiri diskusi terbuka bersama warga, pemerintah desa, dan pihak perusahaan, Senin (26/1/2026).

Diskusi ini menjadi ruang dialog penting bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan, aspirasi, hingga kekhawatiran mereka terkait dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari rencana operasional tambang batu pecah tersebut. Sejumlah warga menilai keberadaan tambang berpotensi membuka lapangan kerja, namun di sisi lain juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kerusakan lingkungan dan kenyamanan hidup masyarakat sekitar.

Dalam forum tersebut, Bripka Marsel menegaskan komitmen Polri untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, khususnya dalam menyikapi isu-isu sensitif yang berpotensi memicu konflik horizontal.

“Polri hadir untuk mengawal jalannya diskusi agar berlangsung tertib dan damai, serta mendorong penyelesaian setiap permasalahan melalui musyawarah,” tegas Bripka Marsel di hadapan peserta diskusi.

Ia juga mengajak seluruh pihak, baik masyarakat maupun perusahaan, untuk menyampaikan pendapat secara bijak, mengedepankan dialog, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam diskusi ini dinilai sebagai bentuk pendekatan humanis Polri, sekaligus wujud nyata peran kepolisian dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pihak investor agar setiap rencana pembangunan dapat berjalan secara terbuka, transparan, dan berkeadilan.

Melalui diskusi terbuka ini, diharapkan terbangun komunikasi yang sehat dan berkelanjutan antara masyarakat Desa Salupangkang dan pihak PT. Kumala Naga Nusantara, sehingga setiap kebijakan dan rencana pembangunan mampu menghadirkan manfaat maksimal tanpa mengabaikan dampak yang ditimbulkan.

Humas Polres Mamuju Tengah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *