Sat Polair Polres Majene Maksimalkan Pengamanan Bongkar Muat KM Sabuk Nusantara 93 di Pelabuhan Passarang

Polres Majene – Dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran aktivitas pelayaran, Personel Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polair) Polres Majene memaksimalkan pengamanan proses bongkar muat KM. Sabuk Nusantara 93 Perintis yang sandar di Pelabuhan Passarang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, pada Jumat (30/1/2026).

Kapal Sabuk Nusantara 93 Perintis yang bertolak dari Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan tersebut membawa total 175 penumpang, dengan rincian 149 orang dewasa, 22 anak-anak, dan 4 bayi. Sejak kapal merapat di dermaga, personel Sat Polair Polres Majene telah bersiaga melakukan pengamanan dan pengawasan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengawasan saat penumpang turun dari kapal, proses bongkar muat barang, hingga pengaturan arus penumpang di area pelabuhan. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan terhadap barang bawaan penumpang sebagai langkah antisipatif untuk mencegah masuknya barang terlarang maupun potensi gangguan keamanan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sat Polair Polres Majene bersinergi dengan berbagai instansi terkait, di antaranya Syahbandar Kabupaten Majene, PT Pelni Cabang Parepare, TNI Angkatan Laut, serta pegawai Karantina Hewan dan Ikan Satker Pelabuhan. Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, serta kepatuhan terhadap aturan pelayaran dan karantina dapat terlaksana dengan baik.

Kasat Polair Polres Majene, Iptu Armin, mengatakan bahwa pengamanan di pelabuhan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

“Pengamanan bongkar muat kapal ini kami laksanakan secara maksimal sebagai upaya menjamin keselamatan penumpang serta keamanan barang bawaan. Kami juga melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas di pelabuhan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas maupun pelanggaran hukum,” ujar Iptu Armin.
Ia menambahkan, kehadiran personel Sat Polair di setiap kedatangan kapal penumpang diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas pelayaran di wilayah Kabupaten Majene.

“Kami mengimbau kepada seluruh penumpang agar selalu mematuhi aturan yang berlaku di pelabuhan dan bekerja sama dengan petugas demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tutupnya.

Dengan pengamanan terpadu tersebut, seluruh rangkaian kegiatan bongkar muat KM. Sabuk Nusantara 93 di Pelabuhan Passarang berlangsung aman, tertib, dan lancar, tanpa adanya kejadian menonjol.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *