Truk Oleng Hantam Sepeda Gayung di Pasangkayu, Petani 68 Tahun Tewas di Tempat

PASANGKAYU — Kecelakaan lalu lintas maut kembali mengguncang Kabupaten Pasangkayu. Seorang pengendara sepeda gayung dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kendaraan roda enam di Jalan Ir. Soekarno, Dusun Salunggadue, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Sabtu (31/1/2026) sore.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.30 WITA. Korban diketahui bernama Muh. Akbar (68), seorang petani asal Dusun Tura, Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras.

Sekitar pukul 16.00 WITA, personel Polres Pasangkayu menerima laporan dari warga dan langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal serta olah TKP.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk Nissan warna merah hijau dengan nomor polisi DD 8734 QW yang dikemudikan Helmy Setiawan (30), wiraswasta asal Kabupaten Mamuju Tengah. Truk diketahui melaju dari arah selatan menuju utara.

Berdasarkan keterangan awal pihak kepolisian, pengemudi truk diduga mengalami kelelahan saat berkendara. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan oleng ke sisi kiri jalan hingga menabrak korban yang sedang mengayuh sepeda di jalur yang sama.

Akibat insiden itu, korban pengendara sepeda gayung mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara pengemudi truk dilaporkan tidak mengalami luka.

Dari sisi material, truk mengalami kerusakan pada bagian depan, sedangkan sepeda gayung korban rusak berat. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp5 juta.

Penanganan kecelakaan di TKP dipimpin langsung oleh Kanit Laka Sat Lantas Polres Pasangkayu, IPDA Muh. Sukri, S.Pd. Selanjutnya, kasus tersebut dilimpahkan dan ditangani oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Pasangkayu untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kasat Lantas IPTU Karina Rara Ayu mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Pastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara. Jika merasa lelah, segera beristirahat. Keselamatan adalah yang utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.

Kasus kecelakaan maut ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan akan pentingnya kewaspadaan dan tanggung jawab saat berkendara demi keselamatan bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *