MAMASA — Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus dibuktikan di lapangan. Polsek Tabulahan, jajaran Polres Mamasa, turun langsung melakukan monitoring penanaman jagung milik warga binaan di Desa Lakahang Utama, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Kamis, 5 Februari 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA ini menjadi bagian dari upaya nyata kepolisian dalam mendorong produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di wilayah pedesaan.
Warga binaan yang menjadi sasaran pendampingan adalah Razak, petani lokal Desa Lakahang Utama, yang mengelola lahan pertanian jagung seluas kurang lebih 1 hektare. Penanaman jagung dilakukan pada hari yang sama dengan menggunakan bibit sebanyak 8 kilogram, terdiri dari varietas unggul Pertiwi 5 dan jagung lokal yang adaptif terhadap kondisi lahan setempat.
Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada 20 Mei 2026 mendatang. Jika perawatan berjalan optimal, hasil panen diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan serta peningkatan ekonomi keluarga petani.
Monitoring dan pendampingan lapangan ini dilaksanakan oleh Briptu Muh. Fikri Permana selaku penggerak ketahanan pangan Polsek Tabulahan. Dalam kegiatan tersebut, Briptu Fikri tidak hanya memastikan proses penanaman berjalan sesuai tahapan, tetapi juga memberikan motivasi serta pendampingan teknis kepada warga binaan agar pengelolaan lahan dapat menghasilkan panen maksimal.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendorong kemandirian pangan warga. Pendampingan seperti ini diharapkan mampu memotivasi petani agar terus produktif,” ujar Briptu Fikri di sela kegiatan.
Program pendampingan pertanian yang dilakukan Polsek Tabulahan ini sejalan dengan kebijakan Polri dalam mendukung agenda pemerintah terkait penguatan ketahanan pangan nasional, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi lahan pertanian seperti Kabupaten Mamasa.
Melalui kegiatan ini, Polsek Tabulahan berharap masyarakat semakin termotivasi untuk mengelola lahan pertanian secara optimal, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan warga dalam membangun ketahanan pangan berbasis komunitas.
Selain berdampak pada peningkatan produksi jagung, kegiatan ini juga dinilai mampu menciptakan hubungan yang lebih erat antara aparat kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Selama proses monitoring dan pendampingan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai kelengkapan laporan.
Dengan langkah konkret seperti ini, Polsek Tabulahan menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan warga di Kabupaten Mamasa.
Humas Polres Mamasa







