POLMAN – Komitmen Polri mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan jajaran Polsek Matangnga. Bhabinkamtibmas Desa Rangoan, Bripka Rustan, turun langsung menyambangi lahan jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Pribadi di Desa Rangoan, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (6/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau langsung perkembangan tanaman jagung sekaligus mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan para petani. Lahan jagung seluas 60 are milik warga bernama Husnar itu diketahui mulai ditanami sejak 3 Januari 2026 dan kini memasuki fase pertumbuhan yang cukup menjanjikan.
Bripka Rustan menyampaikan, kehadirannya di tengah aktivitas pertanian merupakan bagian dari upaya Polri memberikan motivasi dan pendampingan moral kepada petani agar terus semangat mengelola lahan produktif.
“Kami ingin memastikan tanaman tumbuh dengan baik sekaligus memberi semangat kepada petani agar hasil panen meningkat. Ini juga bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan,” ujar Bripka Rustan di sela-sela kunjungannya.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan dan ekonomi masyarakat desa. Karena itu, sinergi antara aparat kepolisian dan kelompok tani harus terus diperkuat agar hasil pertanian semakin optimal.
Sementara itu, Kapolsek Matangnga IPDA Wijaya Sultan menegaskan bahwa keterlibatan anggota Polri di lapangan bukan sekadar tugas pengamanan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi dengan petani sangat penting. Ketahanan pangan tidak akan terwujud tanpa dukungan semua pihak. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani diharapkan mampu mendorong keberhasilan program ini,” tegas IPDA Wijaya Sultan.
Ia juga menambahkan, kegiatan sambang pertanian seperti ini menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi, menyerap aspirasi warga, serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah pedesaan.
Melalui langkah nyata ini, Polres Polewali Mandar menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung pembangunan, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan berkelanjutan.







