MAMASA – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan oleh Polsek Tabulahan, Polres Mamasa. Melalui kegiatan monitoring langsung di lapangan, aparat kepolisian turun memastikan keberhasilan program pertanian warga binaan di Desa Tampak Kurra, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa.
Monitoring lahan jagung tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, sekitar pukul 11.30 WITA. Kegiatan ini menyasar lahan pertanian milik Nataniel, warga binaan Polsek Tabulahan yang tergabung dalam Kelompok Tani Padaelo. Lahan jagung yang dimonitor memiliki luas sekitar 0,3 hektare dan telah ditanami sejak 10 Januari 2026.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pertumbuhan tanaman jagung terpantau cukup baik dan sehat. Tanaman diperkirakan akan memasuki masa panen pada awal April 2026 mendatang, jika perawatan dan kondisi cuaca tetap mendukung.
Monitoring ini tidak sekadar bersifat pengawasan, namun juga menjadi bentuk pendampingan aktif Polri kepada masyarakat. Petugas memberikan motivasi serta dorongan moral kepada warga binaan agar terus konsisten mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan, meski dihadapkan pada berbagai tantangan seperti cuaca dan ketersediaan sarana produksi.
Kegiatan tersebut dipelopori oleh Bripda Willyam Ungsianto selaku penggerak ketahanan pangan di wilayah binaan Polsek Tabulahan. Kehadirannya di tengah lahan pertanian menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga turut mengambil peran strategis dalam penguatan sektor ekonomi dan pertanian masyarakat.
“Monitoring ini penting untuk memastikan tanaman tumbuh optimal hingga masa panen, sekaligus memberi semangat kepada warga agar tetap produktif,” ujar Bripda Willyam di sela kegiatan.
Program pendampingan pertanian ini sejalan dengan upaya Polri dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah pedesaan. Dengan melibatkan langsung warga binaan, diharapkan tercipta kemandirian pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain melakukan pemantauan kondisi tanaman, petugas juga berdialog langsung dengan pemilik lahan terkait kendala yang dihadapi selama masa tanam. Langkah ini dinilai efektif untuk membangun komunikasi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, serta memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah hukum Polsek Tabulahan.
Dengan adanya kegiatan monitoring secara berkala, diharapkan tanaman jagung milik warga binaan dapat memberikan hasil panen yang maksimal dan berkelanjutan. Hal ini juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan yang dilakukan Polsek Tabulahan terhadap masyarakat di wilayah pedalaman Mamasa.
Seluruh rangkaian kegiatan monitoring lahan jagung tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini turut didokumentasikan sebagai bahan laporan dan evaluasi guna mendukung pelaksanaan program serupa ke depan.
Humas Polres Mamasa







