PASANGKAYU — Peran Polri di tengah masyarakat tak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban. Hal itu dibuktikan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Bambalamotu yang turun langsung mendorong penguatan ekonomi warga melalui sektor pertanian jagung, sejalan dengan Program Ketahanan Pangan Nasional.
Pada Sabtu pagi, 7 Februari 2026, sekitar pukul 08.00 WITA, Bhabinkamtibmas Polsek Bambalamotu AIPDA Hasbudi bersama warga melaksanakan kegiatan penanaman jagung di kebun milik warga atas nama Lel. Agus Salim, yang berlokasi di Dusun Todang Jaya, Desa Bambaira, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata keterlibatan Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. AIPDA Hasbudi tampak ikut menanam jagung bersama masyarakat, menciptakan suasana kebersamaan sekaligus membangun semangat gotong royong antara aparat kepolisian dan warga.
Tak hanya turun ke lapangan, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi kepada warga terkait peluang ekonomi dari komoditas jagung. Ia menyampaikan informasi harga jagung di Bulog yang saat ini berada di angka Rp 6.400 per kilogram dengan kadar air 14 persen. Informasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran pasar serta memotivasi warga untuk lebih serius mengembangkan usaha pertanian jagung.
Dalam kesempatan itu, AIPDA Hasbudi juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan milik pribadi yang belum produktif untuk ditanami tanaman bernilai ekonomis. Menurutnya, pemanfaatan lahan secara optimal tidak hanya mampu menopang perekonomian keluarga, tetapi juga berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan daerah dan nasional.
Diketahui, lahan jagung milik Lel. Agus Salim menerapkan sistem tumpang sari dengan tanaman kelapa sawit. Pola ini dinilai efektif sebagai inovasi pemanfaatan lahan agar tetap produktif, berkelanjutan, dan memberikan hasil ganda bagi pemilik lahan.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Bambalamotu AKP Yauri Yusuf memberikan apresiasi atas peran aktif Bhabinkamtibmas serta antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk ikut memanfaatkan potensi lahan yang ada demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pasangkayu.







