POLMAN – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan jajaran Polres Polewali Mandar melalui aksi nyata di lapangan. Bhabinkamtibmas Polsubsektor Luyo, Polsek Campalagian, BRIPKA Muh. As’ad turun langsung mengawal dan mendampingi penjualan hasil panen jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Pammana ke Perum Bulog, Senin (16/02/2026).
Pengawalan tersebut bukan sekadar rutinitas pengamanan, tetapi bentuk konkret dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kehadiran aparat di tengah petani memastikan proses distribusi berjalan aman, transparan, dan lancar tanpa hambatan.
Dalam kegiatan itu, total jagung yang berhasil diserap Bulog mencapai 2.221 kilogram dengan harga pembelian Rp 6.400 per kilogram. Harga tersebut dinilai mampu memberikan kepastian dan keuntungan layak bagi petani, sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan.
BRIPKA Muh. As’ad menegaskan, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga hadir sebagai mitra strategis petani dalam mendorong kesejahteraan.
“Kami hadir untuk memastikan proses penjualan berjalan lancar serta memberikan rasa aman kepada petani. Semoga hasil panen yang terserap Bulog ini dapat meningkatkan semangat dan kesejahteraan para petani,” ujarnya.
Langkah cepat dan responsif ini mendapat apresiasi dari Kapolsek Campalagian, IPTU H. Harifuddin, S.Sos. Ia menilai keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas di sektor pertanian menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah.
“Pendampingan ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap sinergi antara Polri, petani, dan Bulog terus terjalin dengan baik,” ungkapnya.
Pendampingan tersebut juga menjadi angin segar bagi para petani di Kecamatan Luyo. Dengan adanya pengawalan dari kepolisian, proses penjualan hasil panen menjadi lebih tertib dan terjamin, sekaligus meminimalisir potensi permainan harga di tingkat lapangan.
Sinergi antara aparat kepolisian, kelompok tani, dan Bulog diharapkan terus berlanjut guna memperkuat ekosistem pertanian yang sehat dan berkelanjutan. Dukungan ini tak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas, tetapi juga memperkokoh ketahanan pangan daerah hingga nasional.
Langkah humanis yang ditunjukkan jajaran Polsubsektor Luyo ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga berdiri di garis depan dalam mengawal kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan bangsa.







