Bentor Oleng Hantam Calya di Trans Sulawesi Polman–Majene, Satu Pengendara Kritis

POLMAN – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Jalan Trans Sulawesi Polman–Majene, tepatnya di wilayah Kelurahan Mapilli, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (19/03/2026) sekitar pukul 16.20 WITA.

Insiden ini melibatkan satu unit sepeda motor bentor tanpa nomor polisi yang dikendarai Tanda (29), warga Desa Lagi Agi, Kecamatan Campalagian, dengan sebuah mobil Toyota Calya putih bernomor polisi DC 1436 GX yang dikemudikan Mursalim (59), seorang PNS asal Desa Tarailu, Kecamatan Sampaga. Dalam mobil tersebut, turut serta dua penumpang, yakni Musri (59) dan Musdalifa (29).

Benturan keras tak terhindarkan setelah bentor yang melaju dari arah timur ke barat diduga kehilangan kendali dan oleng ke kanan, hingga masuk ke jalur berlawanan dan menghantam mobil yang datang dari arah berlawanan.

Akibat kejadian tersebut, pengendara bentor mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RS Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara itu, pengemudi dan penumpang mobil dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Kerusakan parah terlihat pada kedua kendaraan. Bagian depan bentor ringsek, sedangkan mobil mengalami kerusakan pada bumper kanan serta kaca depan yang pecah. Total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan. “Petugas segera mengevakuasi korban dan mengamankan kendaraan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kanit Lantas Polsek Wonomulyo, Ipda Amiruddin Alle, menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. “Kami telah memeriksa saksi dan mengamankan barang bukti. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Tetap waspada saat berkendara,” tegasnya.

Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mapolsek Urban Wonomulyo sebagai barang bukti. Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan yang nyaris merenggut nyawa tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan di jalur Trans Sulawesi yang dikenal padat dan rawan kecelakaan, agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *