POLMAN – Satgas Kamseltibcar Lantas Polres Polewali Mandar terus mengintensifkan langkah preventif melalui himbauan serta rekayasa arus lalu lintas dalam rangka Operasi Ketupat Marano 2026. Kegiatan ini digelar di ruas strategis Jalan MR. Muh Yamin, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (22/03/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya konkret menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas), khususnya di momen meningkatnya mobilitas masyarakat jelang dan pasca Hari Raya Idul Fitri.
Dalam pelaksanaannya, personel Sub Satgas Rekayasa Lantas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga aktif memberikan edukasi kepada pengendara roda dua maupun roda empat. Himbauan yang disampaikan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Fokus pengamanan dan rekayasa arus diarahkan pada titik-titik rawan, seperti kawasan padat kendaraan, lokasi wisata, daerah berpotensi banjir, hingga jalur menuju tempat ibadah yang mengalami lonjakan aktivitas selama libur Lebaran.
Kasatgas Kamseltibcar Lantas Polres Polewali Mandar, IPDA Deddy Armanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi untuk menekan angka kecelakaan dan kemacetan.
“Kegiatan himbauan dan rekayasa arus lalu lintas dalam Operasi Ketupat Marano 2026 ini bertujuan agar masyarakat lebih disiplin dalam berlalu lintas dan memahami pentingnya keselamatan di jalan. Kami juga ingin memastikan arus lalu lintas tetap lancar, terutama di daerah rawan kemacetan, lokasi wisata, dan tempat ibadah. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegasnya.
Dengan penerapan rekayasa lalu lintas yang tepat, arus kendaraan di sejumlah titik terpantau lebih terurai dan terkendali. Kehadiran petugas di lapangan juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.
Polres Polewali Mandar memastikan, seluruh rangkaian Operasi Ketupat Marano 2026 akan terus dimaksimalkan melalui sinergi antar satuan, guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama momentum Lebaran berlangsung.
Upaya ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Disiplin berlalu lintas menjadi kunci utama untuk mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar.







