MAMUJU – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menggelar audiensi bersama Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Barat di Ruang Tamu Sendana Mapolda Sulbar, Senin (23/3/2026).
Pertemuan tersebut membahas langkah kolaboratif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Dalam diskusi tersebut, Ketua Kadin Sulbar menegaskan bahwa daerah ini memiliki potensi sumber daya yang sangat besar. Menurutnya, pengelolaan optimal bahkan hingga 50 persen saja sudah mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan komitmen Kadin untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra strategis dan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha.
Lebih lanjut, Kadin juga menyatakan dukungan terhadap konsep pembangunan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun Indonesia dari bawah. Salah satu fokus utama adalah program pengelolaan tanah yang dinilai mampu mendorong kemakmuran secara nyata.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor terhadap seluruh proyek pembangunan di Sulbar, baik yang berasal dari dalam maupun luar daerah, agar berjalan terarah dan terintegrasi.
Menurutnya, kekayaan alam Sulbar yang melimpah perlu dikelola secara progresif dan berkelanjutan. Bahkan, pihaknya mengungkapkan telah berhasil mendorong dan memasukkan 15 inspektor ke dalam sistem nasional sebagai bagian dari penguatan tata kelola sektor tersebut.
Sementara itu, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta mengusulkan pentingnya pembukaan akses penerbangan langsung dari Sulbar guna meningkatkan konektivitas wilayah. Ia menilai langkah tersebut akan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas.
Kapolda juga menegaskan bahwa sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya alam menjadi kunci utama dalam mendorong kemakmuran masyarakat. Ia menyoroti potensi besar di sektor mineral dan energi yang, apabila masuk dalam kategori strategis nasional, sebaiknya dikelola oleh negara demi kepentingan rakyat.
Berdasarkan hasil kunjungan Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas), Sulbar diketahui memiliki potensi energi besar dengan sekitar 17 jenis mineral. Hal ini menjadi peluang strategis yang harus dimanfaatkan secara optimal dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.
Kapolda turut menyatakan dukungannya terhadap investasi di sektor industri dan pertambangan, selama mampu memberikan dampak positif seperti membuka lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga akan berdampak pada stabilitas keamanan, termasuk menekan potensi aksi unjuk rasa.
Ia menegaskan komitmen Polda Sulbar untuk mendukung penuh setiap program pembangunan yang sesuai dengan aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tak hanya itu, Kapolda juga mengajak seluruh pihak, termasuk elemen di luar daerah, untuk bersama-sama memperhatikan dan mendorong kemajuan Sulawesi Barat.
Di akhir pertemuan, Kapolda menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk dengan partai politik, dunia usaha, dan masyarakat. Ia menyatakan siap terus menggaungkan pentingnya kolaborasi, investasi, serta peran korporasi dalam berbagai forum sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan daerah.
Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan elemen politik guna mewujudkan Sulawesi Barat yang lebih maju dan sejahtera di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Humas Polda Sulbar







