PASANGKAYU — Pendekatan humanis kembali ditunjukkan jajaran Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Pasangkayu dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah pesisir. Lewat kegiatan pembinaan masyarakat (Binmas Perairan), personel turun langsung menyapa warga nelayan di pesisir Pantai Tanjung Babia, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Selasa (31/3/2026).
Sejak pagi sekitar pukul 09.00 WITA, anggota Sat Polairud terlihat aktif berdialog dengan masyarakat. Bukan sekadar patroli, kegiatan ini menjadi ruang komunikasi terbuka antara polisi dan warga pesisir untuk membangun kedekatan serta memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perairan.
Dalam suasana santai namun penuh makna, personel mengajak nelayan agar lebih peduli terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk konflik antar nelayan yang kerap terjadi di laut. Warga diimbau agar tidak ragu melaporkan setiap persoalan kepada pihak kepolisian, sehingga dapat ditangani secara cepat dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Tak hanya fokus pada aspek keamanan, Sat Polairud juga menyisipkan edukasi penting terkait kelestarian lingkungan laut. Masyarakat diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan ke laut, mengingat ekosistem pesisir merupakan sumber utama penghidupan warga setempat.
Kapolres Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata melalui Plt. Kasat Polairud, Muhammad Fajar Nur menegaskan bahwa kegiatan Binmas Perairan merupakan langkah preventif yang terus digencarkan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Ini bagian dari upaya kami membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Harapannya, setiap potensi gangguan bisa dideteksi lebih dini dan diselesaikan secara bersama,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan. Dengan pendekatan humanis yang terus dilakukan, kesadaran masyarakat pesisir diharapkan semakin meningkat dalam menjaga laut, ketertiban, serta masa depan kehidupan mereka.







