Panen Jagung 1 Hektare di Mamasa Sukses, Sinergi Polisi dan Petani Berbuah Hasil

MAMASA – Keberhasilan panen jagung kembali ditunjukkan masyarakat Desa Sepang, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa. Lahan seluas 1 hektare milik petani Bangun Darra berhasil dipanen optimal pada Senin, 30 Maret 2026, setelah melalui proses tanam sejak November 2025.

Panen ini menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara petani dan aparat kepolisian, khususnya peran aktif Bhabinkamtibmas Desa Sepang, Brigpol Danang Prabowo, yang secara konsisten melakukan pendampingan kepada masyarakat di wilayah binaannya.

Dalam prosesnya, Brigpol Danang tidak hanya hadir sebagai pengawas keamanan, tetapi juga menjadi motivator bagi para petani. Ia aktif memberikan semangat, dorongan, serta memastikan kegiatan pertanian berjalan lancar hingga masa panen tiba.

Hasil panen dari lahan 1 hektare tersebut tergolong memuaskan. Hal ini menunjukkan bahwa metode budidaya yang dilakukan selama kurang lebih empat bulan berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Keberhasilan ini juga memperkuat optimisme petani lokal dalam meningkatkan produksi jagung sebagai salah satu komoditas unggulan di wilayah tersebut.

Kapolsek Sumarorong, AKP Reynhard, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Kami terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam kegiatan produktif seperti pertanian,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya di sektor pertanian.

Keberhasilan panen jagung ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi petani lain di Kabupaten Mamasa untuk terus mengembangkan potensi lahan yang dimiliki. Dengan pendampingan yang tepat dan kerja sama yang solid, sektor pertanian diyakini mampu menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *