Polres Pasangkayu – Dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap anak serta mencegah terjadinya tindak kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, Bhabinkamtibmas Polsek Baras melaksanakan kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 08.30 WITA, bertempat di SDN Inpres Salupontu, Dusun Salupontu, Desa Bambakoro, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan dan masa depan generasi muda, khususnya anak-anak usia sekolah dasar yang rentan menjadi korban berbagai bentuk kekerasan maupun pelecehan. Dalam sosialisasi tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga diri, mengenali tindakan yang termasuk kekerasan dan pelecehan, serta cara melaporkan kepada orang tua, guru, maupun pihak kepolisian apabila mengalami atau menyaksikan kejadian yang mencurigakan.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Baras IPTU Fantri Alfaisar menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah preventif yang terus dilakukan jajaran Polsek Baras guna memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak dini tentang pentingnya menjaga keselamatan diri dan berani berbicara apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada kekerasan maupun pelecehan.
“Anak-anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dilindungi. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para siswa dapat memahami batasan-batasan yang harus dijaga, lebih waspada terhadap lingkungan sekitar, serta tidak takut melaporkan apabila mengalami hal-hal yang dapat membahayakan diri mereka,” ujar IPTU Fantri Alfaisar.
Selain memberikan edukasi kepada para siswa, Bhabinkamtibmas juga mengajak pihak sekolah untuk terus meningkatkan pengawasan dan membangun komunikasi yang baik dengan orang tua siswa guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
Para guru dan siswa menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat dalam upaya pencegahan kekerasan dan pelecehan terhadap anak. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, diwarnai sesi tanya jawab interaktif yang membuat para siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antara pihak kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak, sehingga generasi penerus bangsa dapat berkembang dengan baik dan terhindar dari berbagai bentuk tindak kekerasan maupun pelecehan.









