MAMASA – Kepolisian Sektor (Polsek) Sumarorong menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan kegiatan masyarakat dengan mengawal jalannya Perkemahan Rohani Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Gereja Toraja Mamasa (GTM) Klasis Sumarorong yang digelar di Lapangan Kesuma, Kecamatan Sumarorong, Senin (6/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai jemaat se-Klasis Sumarorong tersebut berlangsung aman dan tertib berkat pengamanan yang dipimpin langsung Kapolsek Sumarorong, IPTU M. Isfan Fajar Satrio, S.Tr.K., M.H., bersama personelnya.
Sejak pembukaan hingga ibadah malam, personel Polsek disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari lokasi ibadah, lapangan upacara, area perkemahan hingga jalur keluar masuk peserta. Polisi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan mobilitas peserta dan tamu undangan berjalan lancar.
Pembukaan perkemahan turut dihadiri perwakilan Bupati Mamasa, Stefani selaku Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Gereja Toraja Mamasa atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu membentuk karakter generasi muda melalui penanaman nilai disiplin, kepemimpinan, dan kebersamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Sumarorong Lettu Cpm Mansur, anggota DPRD Kabupaten Mamasa Reskianto Taulabbi Kia, Camat Sumarorong Sutrisno, para pendeta, majelis jemaat, serta tokoh masyarakat setempat.
Hari pertama perkemahan diisi dengan berbagai agenda, mulai dari parade peserta anak, ibadah pembukaan yang dipimpin Pdt. Enni Risa, M.Th., seremoni pembukaan resmi, hingga pembinaan kepada peserta yang disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Adeh Palulun, dan Kapolsek Sumarorong.
Beragam lomba edukatif dan kreatif juga digelar untuk membangun semangat kebersamaan peserta, di antaranya lomba **”Indria Pilah Pilih Hati”** dan **”Jaring Penjala Manusia”**, yang berlangsung meriah dan penuh antusias.
Kapolsek Sumarorong IPTU M. Isfan Fajar Satrio mengatakan keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari sinergi yang baik antara Polri, panitia, pihak gereja, pemerintah kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat.
“Hingga seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berakhir pada pukul 21.45 WITA, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol, sehingga seluruh agenda dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung setiap kegiatan positif yang berorientasi pada pembinaan karakter, keimanan, dan moral generasi muda.
Melalui pengamanan yang humanis dan profesional, Polsek Sumarorong berharap seluruh rangkaian Perkemahan Rohani PAR GTM Klasis Sumarorong dapat berlangsung lancar hingga penutupan, sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kerukunan di Kabupaten Mamasa.









