MAMUJU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat kembali menunjukkan bahwa menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui patroli, pengamanan, dan penegakan hukum, tetapi juga dengan memperkuat ikhtiar spiritual. Melalui doa bersama yang melibatkan anak-anak yatim, Polda Sulbar memohon keberkahan dan perlindungan Allah SWT agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sulawesi Barat tetap aman, damai, dan kondusif.
Kegiatan yang berlangsung usai pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Jabal Rahmah Mapolda Sulbar, Jumat (17/7/2026), dihadiri langsung Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Hari Santoso, para Pejabat Utama Polda Sulbar, personel kepolisian, masyarakat sekitar, serta puluhan anak yatim.
Suasana khusyuk menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan yang diawali dengan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah, dilanjutkan doa bersama memohon keselamatan bangsa, kelancaran tugas pengabdian Polri, kesejahteraan masyarakat, serta perlindungan bagi anak-anak yatim.
Momentum penuh keberkahan itu semakin mengharukan saat Wakapolda Sulbar bersama jajaran menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama yang berlangsung penuh keakraban, mempererat hubungan kekeluargaan antara personel kepolisian dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Hari Santoso menegaskan bahwa doa dan keberkahan merupakan kekuatan besar yang menjadi penopang keberhasilan tugas kepolisian.
“Kita berkumpul untuk memohon ridha, pertolongan, dan kekuatan dari Allah SWT dalam menjalankan amanah menjaga keamanan. Kami meyakini bahwa keberhasilan menjaga kamtibmas tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, peralatan, maupun strategi, tetapi juga pada keberkahan dan doa-doa tulus yang dipanjatkan kepada Allah SWT,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh personel untuk terus menanamkan nilai-nilai keimanan dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga pengabdian kepada masyarakat senantiasa mendapat perlindungan dan keberkahan.
Melalui kegiatan rutin tersebut, Polda Sulbar berharap sinergi spiritual dan sosial bersama masyarakat terus terbangun. Kebersamaan dengan anak-anak yatim bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi simbol bahwa keamanan daerah lahir dari kolaborasi antara ikhtiar, kepedulian sosial, serta doa yang dipanjatkan bersama.
Dengan mengedepankan pendekatan humanis dan religius, Polda Sulbar terus berkomitmen menghadirkan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, sehingga tercipta Sulawesi Barat yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan.









