Polres Mamasa Laksanakan Monitoring dan Pengamanan Hari Kedua Sidang Majelis Sinode Am XXI Gereja Toraja Mamasa Tahun 2026

POLRES MAMASA–Personel Polres Mamasa melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan pada hari kedua pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Am (SMSA) XXI Gereja Toraja Mamasa (GTM) Tahun 2026 yang berlangsung di Ballo Sattoko, Desa Balla Satanetean, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan monitoring dan pengamanan tersebut dilaksanakan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan sidang berjalan aman, tertib, dan lancar. Sidang Majelis Sinode Am XXI GTM yang berlangsung mulai tanggal 20 hingga 25 Juli 2026 ini merupakan agenda penting gereja dalam mengevaluasi program pelayanan, membahas arah kebijakan strategis, serta memilih kepengurusan baru Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GTM periode 2026–2031.

Dalam pelaksanaan hari kedua sidang, rangkaian kegiatan diawali dengan ceramah yang dibawakan oleh Pnt. Rudyanto, S.H., kemudian dilanjutkan dengan pembacaan laporan kegiatan dari berbagai unsur pelayanan GTM, di antaranya BPMS-GTM, BPPS-GTM, PKB-GTM, PPrGTM, PPGTM, dan PAR GTM.

Selain agenda laporan dan evaluasi pelayanan, para peserta sidang juga memberikan tanggapan terhadap laporan yang telah disampaikan. Kegiatan tersebut berlangsung hingga malam hari dan ditutup dengan doa malam sebelum peserta beristirahat.

Sidang Majelis Sinode Am XXI GTM memiliki beberapa agenda utama, yakni evaluasi dan pertanggungjawaban pelayanan serta keuangan kepengurusan sebelumnya, pemilihan pengurus BPMS-GTM yang baru, serta penyusunan arah kebijakan, visi pelayanan, dan pedoman bergereja untuk lima tahun mendatang.

Kapolsek Mamasa Iptu Ana Yudi Hayato menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan pengamanan akan terus dilakukan selama rangkaian sidang berlangsung sebagai bentuk pelayanan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Personel akan terus melakukan pengamanan hingga seluruh rangkaian Sidang Majelis Sinode Am XXI GTM selesai dilaksanakan,” ujar Kapolsek Mamasa.

Dengan adanya pengamanan tersebut, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dan organisasi Gereja Toraja Mamasa dapat berjalan dengan aman, lancar, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Mamasa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *