Jalan Poros Mamasa Lumpuh, Polsek dan TNI Gerak Cepat Bersihkan Bambu Tumbang

MAMASA – Respons cepat ditunjukkan personel Polsek Mamasa bersama TNI dalam menangani pohon bambu tumbang yang menutup total jalan poros penghubung Desa Buntu Buda dan Desa Mambulilling, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Aksi gotong royong yang dipimpin jajaran Polsek Mamasa ini dilakukan setelah bambu berukuran besar tumbang akibat kondisi alam dan menimpa satu unit rumah warga. Selain menyebabkan kerusakan pada rumah, bambu tersebut juga menutup seluruh badan jalan sehingga aktivitas masyarakat sempat lumpuh dan arus transportasi antar desa terhenti.

Kapolsek Mamasa, IPTU Bongalangi, mengatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan dari masyarakat. Bersama personel TNI, aparat bahu-membahu memotong batang bambu, membersihkan ranting, serta menyingkirkan material yang menutupi akses jalan.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Andi Itung bersama personel TNI bekerja tanpa mengenal lelah demi memastikan akses masyarakat dapat segera dipulihkan. Sinergi TNI-Polri ini menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat maupun bencana yang mengganggu aktivitas warga.

Tidak hanya berfokus membuka akses jalan, personel gabungan juga membantu mengurangi beban bambu yang menimpa rumah warga guna mencegah kerusakan yang lebih parah. Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena mampu mempercepat pemulihan kondisi di lokasi.

Kapolsek Mamasa menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya melalui aksi kemanusiaan yang mengedepankan kepedulian, keselamatan, dan kebersamaan.

“Sinergitas TNI dan Polri akan terus kami jaga untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Kehadiran kami di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Berkat kerja sama seluruh pihak, proses evakuasi bambu tumbang berhasil diselesaikan dengan cepat. Jalan poros yang sebelumnya tertutup kini telah kembali terbuka dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Aktivitas masyarakat pun kembali normal, sementara situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Buntu Buda hingga Desa Mambulilling terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi antara Polri, TNI, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan. Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan diharapkan terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *