Bhabinkamtibmas Polsek Mambi Berhasil Mediasi Sengketa Lahan, Warga Sepakat Damai

MAMASA – Upaya penyelesaian sengketa lahan melalui pendekatan humanis kembali ditunjukkan jajaran Polsek Mambi. Bhabinkamtibmas Polsek Mambi, Bripka Hirwan, berhasil memediasi perselisihan lahan antara dua warga di kawasan Pemukiman Transmigrasi UPT Rano, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, hingga berakhir damai.

Mediasi yang digelar pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 10.30 Wita tersebut berlangsung di rumah salah seorang tokoh masyarakat setempat dengan mengedepankan musyawarah dan semangat kekeluargaan.

Kapolsek Mambi, Ipda Riswandi, mengatakan bahwa proses penyelesaian masalah melibatkan berbagai unsur masyarakat guna memastikan keputusan yang dihasilkan dapat diterima oleh seluruh pihak. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Mehalaan Barat Awilana, tokoh masyarakat Baharuddin, tokoh agama Aco Dambu, tokoh pemuda Aco Ardi, serta para pihak yang bersengketa.

Perselisihan yang melibatkan Rande dan Soelaman akhirnya menemukan titik terang setelah para tokoh masyarakat memberikan pertimbangan dan solusi berdasarkan nilai-nilai adat serta budaya musyawarah yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.

Dalam proses tersebut, Bripka Hirwan bertindak sebagai mediator yang menjaga suasana tetap kondusif sekaligus memastikan kedua belah pihak memperoleh kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapatnya.

“Hasil musyawarah disepakati bersama. Kedua belah pihak menerima keputusan yang telah ditetapkan oleh para orang tua dan tokoh masyarakat sebagai bentuk penyelesaian secara damai,” ujar Kapolsek Mambi.

Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, seluruh pihak juga menyepakati pelaksanaan pematokan batas lahan yang dijadwalkan pada Jumat mendatang. Langkah ini diharapkan menjadi solusi permanen agar tidak lagi terjadi perselisihan maupun klaim kepemilikan di kemudian hari.

Keberhasilan mediasi ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai problem solver yang mampu menyelesaikan konflik sosial melalui pendekatan persuasif dan dialog.

Polsek Mambi berharap sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga terus terjalin sehingga setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara damai tanpa harus berujung pada konflik berkepanjangan.

Pendekatan humanis yang dilakukan Bhabinkamtibmas ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta memperkuat budaya musyawarah sebagai solusi utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *