Pelajar Tewas Terlindas Truk di Polewali, Satlantas Polres Polman Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut

POLMAN – Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Polewali Mandar. Seorang pelajar berusia 15 tahun meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan antara sepeda motor dan mobil truk box di Jalan Andi Depu, Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 16.10 WITA.

Peristiwa nahas tersebut langsung mendapat penanganan cepat dari personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Polewali Mandar yang segera menuju lokasi usai menerima laporan dari masyarakat. Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga mengamankan barang bukti, mengatur arus lalu lintas, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Fino dan satu unit mobil light truck box Hino yang sama-sama bergerak dari arah barat menuju timur di Jalan Trans Sulawesi.

Saat itu, sepeda motor yang dikendarai seorang pelajar berusia 16 tahun dengan membonceng rekannya diduga berusaha mendahului truk yang berada di depannya. Namun, ketika proses mendahului berlangsung, pengendara diduga kehilangan kendali hingga sepeda motor terjatuh ke badan jalan.

Akibat insiden tersebut, penumpang sepeda motor yang masih berusia 15 tahun terjatuh ke bawah kolong truk dan mengalami luka berat. Korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD H. Andi Depu Polewali untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, meski telah mendapat penanganan dari tim medis, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Sementara itu, pengendara sepeda motor mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di Puskesmas Polewali. Adapun pengemudi mobil truk tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Polewali Mandar, IPTU Sopian, menjelaskan bahwa pihaknya masih terus mendalami penyebab kecelakaan melalui proses penyelidikan.

“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi-saksi, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Dugaan sementara, pengendara sepeda motor kehilangan kendali saat hendak mendahului kendaraan di depannya. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” jelas IPTU Sopian.

Ia menambahkan bahwa seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti, sementara pemeriksaan terhadap saksi-saksi masih terus dilakukan untuk melengkapi proses penyidikan.

IPTU Sopian juga mengingatkan seluruh masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara. Menurutnya, banyak kecelakaan fatal terjadi akibat kelalaian maupun manuver mendahului kendaraan tanpa memperhitungkan kondisi jalan secara aman.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga jarak aman, serta tidak memaksakan diri mendahului kendaraan apabila situasi jalan tidak memungkinkan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Polres Polewali Mandar berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan, khususnya para pengendara muda, agar lebih disiplin dan berhati-hati dalam berkendara. Kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dinilai menjadi langkah penting untuk menekan angka kecelakaan dan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Polewali Mandar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *